Daftar isi
Angka tersebut klaim perusahaan. Jumlah kota juga bukan ukuran yang sama dengan target 51% populasi, dan pembaruan sebanding dari Telkomsel dan Indosat belum saya temukan.
Kecepatan: jarak dengan tetangga masih lebar
Per Agustus 2026, Speedtest Global Index mencatat median kecepatan unduh seluler Indonesia 66,34 Mbps, peringkat ke-70 dunia dan naik dua posisi. Fixed broadband berada di 51,40 Mbps (peringkat ke-113). Di Asia Tenggara, Vietnam mencatat 219,93 Mbps, Malaysia 165,32 Mbps, Singapura 164,35 Mbps, Thailand 143,45 Mbps, dan Kamboja 111,90 Mbps. Filipina nyaris sama dengan Indonesia di 66,33 Mbps.
Pengamat menekankan bahwa spektrum hanya satu lapisan. Direktur ICT Institute Heru Sutadi menyebut BTS tanpa dukungan backhaul memadai tidak otomatis menghasilkan internet lebih cepat. Pengamat ITB Agung Harsoyo mencatat lebih dari separuh BTS di Pulau Jawa sudah terhubung serat optik, sedangkan wilayah lain masih terbatas. Ia juga menduga persaingan tarif antaroperator ikut menekan kemampuan ekspansi, sebuah dugaan yang belum dibuktikan dengan data dalam wawancara tersebut.
Karena optimalisasi spektrum baru baru berjalan bertahap sejak Agustus, data Ookla tersebut lebih tepat dibaca sebagai titik awal sebelum dampak penuh spektrum baru terlihat.
Yang layak dipantau
- Capaian tahun pertama: apakah operator mendekati target sekitar 20% populasi, dan kota mana yang mereka pilih.
- Realisasi 538 desa dan kelurahan: Komdigi menyatakan akan mengawal, tetapi mekanisme pelaporan publiknya belum jelas dari sumber yang saya baca.
- Lelang pita 900 MHz: Meutya menyebut pita yang dikembalikan XLSmart akan dilelang setelah pemenang 700 MHz dan 2,6 GHz disahkan. Jadwal pastinya belum saya temukan.
- Harga paket dan kualitas layanan: Heru mengingatkan bahwa peningkatan kecepatan tidak semestinya diikuti kenaikan tarif yang membebani konsumen.

Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Sumber: https://infotekno.net/lelang-700-mhz-2-6-ghz-janji-5g-operator-seluler/




















