Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

SK Hynix Prediksi Pasokan Chip Memori Tetap Ketat sampai 2030

4 menit baca
Daftar isi

Itu pertama kalinya pendapatan kuartalan SK Hynix menembus 100 triliun won. Laba operasional mencapai 83,3 triliun won (sekitar Rp1.130 triliun), sedangkan laba bersih 39,8 triliun won (sekitar Rp539 triliun).

Dibandingkan kuartal sebelumnya, pendapatan naik 32 persen dan laba operasional naik 38 persen. Menurut GSM Arena dan Neowin, permintaan memori untuk AI serta kenaikan harga sejumlah produk utama menopang kinerja itu.

Informasi dalam artikel ini bersifat informatif dan bukan saran investasi, keuangan, hukum, atau medis. Konsultasikan dengan profesional berwenang sebelum mengambil keputusan.

FAQ

Q: Sampai kapan krisis memori diperkirakan berlangsung?
A: SK Hynix memperkirakan krisis memori berlanjut hingga 2030. Perusahaan menyampaikannya dalam laporan keuangan kuartal III-2026 dan menilai permintaan chip memori terus naik karena AI, pembangunan data center, dan investasi infrastruktur AI, sementara kapasitas produksi belum mampu mengimbangi pertumbuhan permintaan tersebut.

Q: Apakah DRAM dan HBM SK Hynix masih tersedia?
A: Menurut SBS News, SK Hynix menyatakan hampir seluruh kapasitas produksi DRAM dan HBM hingga 2029 telah terjual. Perusahaan juga menandatangani perjanjian pasokan jangka panjang dengan 14 pelanggan besar, termasuk penyedia layanan cloud global, yang mencakup lebih dari 50 persen perkiraan kapasitas produksi 2027 dan 2028.

Q: Apa itu HBM dan untuk apa SK Hynix memasoknya?
A: HBM adalah High Bandwidth Memory, memori untuk prosesor AI yang dipasok SK Hynix. Perusahaan menyebut pengiriman HBM4 mulai meningkat dan diperkirakan melampaui HBM3E dari sisi volume maupun pendapatan pada kuartal IV-2026. SK Hynix juga memasok RAM DDR5 untuk server serta LPDDR5 SOCAMM untuk kebutuhan server AI.

Q: Berapa pendapatan SK Hynix pada kuartal III-2026?
A: Pendapatan SK Hynix mencapai 104,6 triliun won Korea Selatan (sekitar Rp1.419 triliun) pada kuartal III-2026, rekor pertama di atas 100 triliun won. Laba operasionalnya 83,3 triliun won dan laba bersih 39,8 triliun won. Dibandingkan kuartal sebelumnya, pendapatan naik 32 persen dan laba operasional naik 38 persen.

Sumber: https://infotekno.net/sk-hynix-krisis-memori-hingga-2030/

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *