Lonjakan tersebut turut mendorong pertumbuhan total transaksi pembayaran digital di Indonesia. Sepanjang periode yang sama, total volume transaksi pembayaran digital mencapai 14,26 miliar transaksi atau tumbuh 39,21 persen secara tahunan.
Mobile dan Internet Banking Ikut Tumbuh Positif
Selain QRIS, transaksi melalui aplikasi mobile banking dan internet banking juga mencatatkan pertumbuhan yang solid. Transaksi mobile banking tumbuh sebesar 12,10 persen (yoy), sementara internet banking meningkat 15,10 persen (yoy).
Perry Warjiyo menegaskan bahwa tren positif ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital. Ke depan, BI akan terus memperkuat infrastruktur dan regulasi guna menjaga stabilitas serta keamanan transaksi.
QRIS Jadi Pilar Utama Pembayaran Digital Nasional
Dengan ekspansi ke China, Korea Selatan, dan rencana menyusul ke India, QRIS semakin menegaskan posisinya sebagai pilar utama sistem pembayaran digital nasional. Integrasi lintas negara ini tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga mendukung pariwisata, perdagangan, dan kerja sama ekonomi internasional.
Bank Indonesia menilai bahwa keberhasilan QRIS merupakan hasil kolaborasi antara regulator, industri jasa keuangan, serta pelaku usaha. Ke depan, BI berkomitmen untuk terus mendorong inovasi sistem pembayaran agar Indonesia mampu bersaing di era ekonomi digital global.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.







Respon (2)