INFO TEKNO> Meta resmi mengaktifkan sistem pelacakan aktivitas komputer karyawannya, mencatat setiap penekanan tombol keyboard dan klik mouse untuk dijadikan data pelatihan model kecerdasan buatan perusahaan.
Perusahaan induk Instagram dan Facebook itu memberitahu para pekerjanya pada hari Selasa bahwa alat baru bernama Model Capability Initiative (MCI) akan berjalan di komputer dan aplikasi internal Meta, merekam aktivitas mereka sebagai bahan pengembangan teknologi AI.
Seorang juru bicara Meta menjelaskan alasan di balik langkah ini. “Jika kita membangun agen untuk membantu orang menyelesaikan tugas sehari-hari menggunakan komputer, model kita membutuhkan contoh nyata tentang bagaimana orang benar-benar menggunakannya,” katanya.
“Data tersebut tidak digunakan untuk tujuan lain apa pun,” tambahnya, sembari menegaskan bahwa alat ini dilengkapi pengamanan untuk melindungi konten sensitif.
Namun sejumlah karyawan merespons dengan nada berbeda. Seorang pegawai yang meminta identitasnya dirahasiakan menggambarkan situasi ini kepada BBC sebagai sesuatu yang berat secara psikologis, terutama di tengah ancaman pemutusan hubungan kerja yang membayangi.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






