Hierarki heading yang benar:
H1 → Judul utama artikel (hanya SATU per halaman)
H2 → Seksi besar dalam artikel
H3 → Sub-poin di dalam seksi H2
H4 → Detail lebih dalam (jarang dibutuhkan)
Letakkan kata kunci utama di H1. Gunakan variasi kata kunci atau pertanyaan terkait di H2 dan H3 — ini membantu Google memahami cakupan topik artikel Anda secara menyeluruh.
5. Konten: Kualitas dan Kedalaman yang Sesungguhnya
Google semakin canggih dalam menilai kualitas konten. Sejak pembaruan Helpful Content Update, Google secara eksplisit memprioritaskan konten yang dibuat untuk manusia, bukan untuk mesin pencari.
Prinsip konten yang disukai Google:
Kedalaman topik. Artikel yang membahas topik secara menyeluruh cenderung mengungguli artikel tipis. Google menggunakan konsep topical authority — semakin lengkap Anda membahas suatu topik, semakin Google mempercayai Anda sebagai sumber otoritatif.
Kesesuaian dengan search intent. Setiap kata kunci memiliki intent (niat) di baliknya. Kata kunci “apa itu SEO” berniat informasional — pengguna ingin belajar. Kata kunci “jasa SEO Jakarta” berniat transaksional — pengguna ingin membeli. Konten Anda harus sesuai dengan intent kata kunci yang dibidik, bukan sekadar menyertakan kata kuncinya.
Keterbacaan. Gunakan paragraf pendek (2–4 kalimat), kalimat aktif, dan bahasa yang mudah dipahami. Gunakan bullet point dan tabel untuk informasi yang kompleks. Pembaca yang betah tinggal lama di halaman Anda memberikan sinyal positif ke Google.
Panjang konten yang optimal. Tidak ada angka ajaib, namun analisis dari SEMrush menunjukkan bahwa artikel dengan panjang 1.500–2.500 kata rata-rata mendapat lebih banyak backlink dan trafik organik dibanding artikel pendek. Yang terpenting: tulis sepanjang yang dibutuhkan untuk menjawab topik secara tuntas.
6. URL: Pendek, Bersih, dan Deskriptif
URL yang baik memberikan gambaran langsung tentang isi halaman — kepada pengguna maupun Google.
Prinsip URL yang SEO-friendly:
- Gunakan kata kunci utama di URL
- Pisahkan kata dengan tanda hubung (
-), bukan garis bawah (_) - Hindari angka atau karakter acak yang tidak bermakna
- Buat sesingkat mungkin tanpa kehilangan makna
Contoh buruk: namablog.com/?p=2847 Contoh baik: namablog.com/on-page-seo-panduan-pemula
7. Optimasi Gambar: Detail Kecil yang Sering Diabaikan
Gambar yang tidak dioptimalkan memperlambat website dan melewatkan kesempatan SEO. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan:

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






