Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Interlink Network: Apa Itu Proyek Kripto ITLG dan ITL?

7 menit baca
Daftar isi

INFO TEKNO> Interlink Network, proyek kripto garapan Interlink Labs, meminta penggunanya memindai wajah lewat ponsel untuk membuktikan bahwa mereka manusia sungguhan, lalu memberi imbalan berupa poin yang kelak menjadi token ITLG. Dari sumber yang dapat diperiksa, hingga awal November 2026 belum ada konfirmasi listing ITLG maupun ITL di bursa, dan sebagian klaim proyek, mulai dari jumlah pengguna sampai daftar investor, belum diverifikasi pihak independen.

Menurut whitepaper resminya, Interlink Network adalah infrastruktur terdesentralisasi untuk apa yang disebut Human Network: jaringan yang akunnya terikat pada satu manusia nyata, bukan sekadar dompet kripto yang mudah digandakan. Verifikasi dilakukan lewat pemindaian wajah dan deteksi liveness, dan pengguna yang lolos menjadi Human Node. Target jangka panjang dalam whitepaper adalah 1 miliar pengguna.

Konsep ini dikenal sebagai proof of personhood, yakni upaya membedakan manusia dari bot di dunia kripto, tempat satu orang bisa menguasai ratusan akun untuk menyedot airdrop atau memanipulasi voting. Interlink Labs sendiri, berdasarkan ulasan Plisio, berbasis di Newport Beach, California, dengan kantor yang diklaim juga ada di Asia.

Cara kerjanya: dari pindai wajah sampai “menambang” tiap empat jam

Whitepaper menjabarkan ekosistem yang terdiri dari beberapa lapisan:

  • InterLink ID, identitas berbasis verifikasi biometrik.
  • InterLink App, aplikasi ponsel yang menjadi pintu masuk ke mini-app di bidang sosial, gim, agen AI, dan keuangan.
  • MDK dan SDK, perangkat bagi pengembang untuk membuat mini-app, serta Human Auth SDK agar platform lain bisa memakai verifikasi manusia ini untuk login.
  • InterLink Chain, blockchain yang dimaksudkan menjadi jangkar identitas, reputasi, dan koordinasi ekonomi.

Di sisi pengguna, Plisio menggambarkan alurnya begini: pengguna memindai wajah, menjalani uji liveness, lalu harus memverifikasi ulang sekitar setiap empat jam agar Human Node tetap aktif. Setiap verifikasi menambah poin ITLG, yang baru dikonversi menjadi token sungguhan saat peristiwa penerbitan token (TGE). Soal privasi, proyek menyatakan data mentah biometrik tidak diunggah ke server dan hanya hash terenkripsi yang disimpan. Plisio mencatat klaim itu, bersama klaim keselarasan dengan standar NIST, belum terverifikasi secara independen.

ITLG dan ITL: dua token dengan peran berbeda

Interlink memakai model dua token. ITLG (Genesis Token) diperoleh pengguna lewat verifikasi dan aktivitas, dengan kegunaan berupa hak suara di DAO, insentif dari proyek di ekosistem, akses awal ke peluncuran proyek baru, dan alat bayar di mini-app. ITL diposisikan sebagai token utilitas dan strategis untuk mitra serta institusi; FAQ whitepaper menyebut suplai ITL tetap 10 miliar.

Sumber: https://infotekno.net/interlink-network-itlg-proyek-kripto-verifikasi-wajah/

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *