Daftar isi
Kode ANCE dan 1.296 Kombinasi: Cara Pemindaian Buka Gembok Kuno
INFO TEKNO> Peneliti Amgueddfa Cymru dan Universitas Cardiff memecahkan kode empat huruf gembok kuningan dari kapal karam Ann Francis di lepas pantai Wales lewat pemindaian mikro-CT, seperti dikutip dari BBC, Kamis, 5 November 2026.
Gembok yang berusia sekitar 400 tahun itu menyimpan kode ANCE. Kurator senior Alastair Willis menyebut penemuan kode tersebut sangat luar biasa.
Gembok dari Pasir Margam
Peter Hughes, pencari benda logam asal Maesteg, Wales, menemukan gembok itu di pasir dekat Margam, Port Talbot, pada 1999. Pria berusia 69 tahun itu mengumpulkan ratusan artefak setelah puluhan tahun menyisir pantai Morfa.
Hughes mengenang awal pencariannya. “Itu terjadi secara kebetulan, saat hari libur. Saya sedang berjalan-jalan di sepanjang pantai sambil membawa pendeteksi logam di hari libur itu dan saya menemukan sebuah koin,” tutur Hughes. “Itu adalah awal dari perjalanan yang bertahan selama 21 tahun.”
Gembok tersebut tergeletak di dekat sekumpulan koin perak Spanyol dan tak jauh dari dua timbangan koin. Semuanya bagian dari harta karun yang lebih besar milik kapal Ann Francis, yang terjebak badai pada 28 Desember 1583 saat berlayar pulang dari Spanyol. Muatannya terpendam pasir selama berabad-abad.
Lokasi temuan memberi petunjuk fungsi gembok. Diduga, gembok itu melindungi benda-benda di sekitarnya atau mengamankan peti berisi barang berharga yang tidak bertahan hingga kini, seperti dokumen atau tekstil.
Hughes menyerahkan koleksi artefak itu kepada Amgueddfa Cymru pada 2017. Swansea Waterfront Museum memamerkan koleksi tersebut pada Juli 2026, dengan gembok sebagai pusatnya.
Tiga Kali Pemindaian Mikro-CT
Hughes sendiri lebih dulu mencoba membuka gembok itu bertahun-tahun. “Saya mencoba untuk membukanya selama sekitar 20 tahun, saya mencoba memutar tuas-tuasnya, mencari kombinasi yang tepat, dan saya gagal,” ujarnya.
Para ahli museum kemudian memeriksa mekanisme bagian dalam gembok dengan pemindaian CT, mengidentifikasi kombinasi huruf yang benar, dan menjawab misteri itu. Hughes mengaku sangat senang karena tim Amgueddfa Cymru dan Universitas Cardiff berhasil.
“Namun, dengan bantuan teknologi modern, kami berhasil memecahkan kode yang mirip dengan ‘Da Vinci Code.’ Bagi saya, ini seperti membuka Tabut Perjanjian (Ark of the Covenant) dan saya sangat senang dan gembira,” katanya.
Dr. David Williams, peneliti di Fakultas Teknik Universitas Cardiff, mengaku “ragu” ketika diminta memakai alat pemindai untuk misteri tersebut. “Ini cukup menantang, karena alat yang kami miliki tidak dirancang khusus untuk ini,” tuturnya. “Ini adalah pemindaian mikro-CT, sesuatu yang biasanya ada di rumah sakit, tapi untuk benda-benda yang lebih kecil.”

Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati dan PT Arsyila Bintang Fortuna. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Sumber: https://infotekno.net/gembok-kapal-ann-francis-pemindaian-mikro-ct/




















