Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Intel 4004 Genap 55 Tahun: Mikroprosesor Komersial Pertama

5 menit baca
Daftar isi

Angka transistor dan clock sejalan di Guinness World Records dan Wikipedia; sisanya bersumber dari Wikipedia yang merangkum lembar data Intel.

Mengapa hanya 4 bit? Kalkulator bekerja dengan digit desimal, dan satu digit desimal berkode biner (BCD) pas dalam 4 bit. Agar kemasan cukup 16 pin, alamat 12-bit, instruksi 8-bit, dan data 4-bit dilewatkan bergantian lewat satu jalur 4-bit. Konsekuensinya kecepatan yang terbatas: lembar data awal mengklaim penjumlahan dua bilangan desimal 8 digit memakan sekitar 850 mikrodetik.

Intel membeli kembali haknya dari Busicom

Selama pengembangan, pasar kalkulator meja anjlok, sehingga Busicom ingin menegosiasikan ulang harga. Pada Mei 1971, atas dorongan tim perancang, CEO Robert Noyce membeli kembali hak atas chip untuk semua penggunaan selain kalkulator dengan mengembalikan investasi pengembangan Busicom sebesar US$60.000, menurut arsip Intel. Busicom bangkrut pada 1974.

Manajemen Intel sendiri semula ragu mengiklankan chip ini, karena khawatir tim penjualan sulit menjelaskannya dan pelanggan memori justru bingung. Keraguan itu berubah pada musim panas 1971, ketika Ed Gelbach, mantan karyawan Texas Instruments, memimpin pemasaran dan menyiapkan pengumuman publik, menurut rangkuman sejarah proyek berdasarkan artikel para perancang. Hasilnya iklan “Announcing a New Era of Integrated Electronics” di Electronic News. Ted Hoff kemudian menilai chip ini mengubah anggapan bahwa komputer adalah peralatan multijuta dolar.

Benarkah yang pertama?

Tergantung definisinya: 4004 adalah mikroprosesor pertama yang dijual sebagai komponen, bukan yang pertama kali ada. Tiga pesaing sering disebut sejarawan:

  • Four-Phase Systems AL1 (1969) menggabungkan register dan ALU, tetapi masih membutuhkan unit kontrol eksternal.
  • MP944 untuk komputer data udara pesawat tempur F-14 selesai pada 1970, tetapi dirahasiakan hingga 1998.
  • Texas Instruments TMS0100 diumumkan pada 17 September 1971, dua bulan sebelum 4004, namun pemrogramannya dilakukan lewat perubahan photomask saat pabrikasi.

Ahli mikroprosesor Nick Tredennick, yang dikutip Wikipedia dari studinya untuk sebuah perkara paten, menyimpulkan bahwa mikroprosesor pertama dalam produk komersial adalah AL1, sedangkan yang pertama tersedia komersial sebagai komponen adalah 4004. Ken Shirriff dalam IEEE Spectrum juga menegaskan bahwa kisah awal mikroprosesor jauh lebih rumit daripada versi yang sering diceritakan.

Dari mesin pinball hingga Linux

Meski bersejarah, 4004 cepat tersalip. Menurut IEEE Spectrum, dalam beberapa bulan ia dikalahkan mikroprosesor yang lebih kuat sehingga hanya dipakai di sedikit produk komersial, antara lain beberapa mesin pinball, sebuah pengolah kata, dan sistem penghitung suara. Gelombang mikroprosesor 8-bit yang memicu revolusi mikrokomputer berasal dari jalur berbeda, yakni terminal Datapoint 2200. Pada 15 Oktober 2010, Federico Faggin, Ted Hoff, dan Stan Mazor menerima National Medal of Technology and Innovation atas karya mereka pada 4004, menurut Wikipedia yang merujuk arsip Gedung Putih.

Pada 2024, Dmitry Grinberg menunjukkan bahwa chip 1971 itu masih bisa bekerja. Ia merancang papan yang CPU-nya hanya 4004, menjalankan emulator MIPS R3000 di atasnya, lalu mem-boot Linux dengan sistem berkas Debian. Linux tidak berjalan langsung di 4004: yang dieksekusi chip adalah emulator, sedangkan Linux berjalan di prosesor virtual itu. Setelah clock dinaikkan dari 740 ke 790 kHz dan kode dioptimalkan, waktu boot turun dari sekitar sembilan hari menjadi 4,76 hari.

Dalam analisis kami, itulah inti warisan 4004: fungsi sebuah perangkat tidak lagi dipatri di sirkuit, melainkan ditulis sebagai program di atas chip serba guna. Gagasan inilah, lebih dari angka 2.300 transistor, yang menjelaskan mengapa Intel membeli kembali haknya dan mengapa chip kalkulator ini masih diperingati setelah 55 tahun.

Sumber: https://infotekno.net/intel-4004-55-tahun-mikroprosesor-komersial-pertama/

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *