Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

3 Profesi TI yang Relevan dengan Cloud Computing Menurut UNM

4 menit baca
Daftar isi

Pengalaman praktik dan portofolio selama kuliah, kata UNM, menjadi bekal penting. Industri mencari lulusan yang bisa menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan kesiapan kerja, selain memegang ijazah.

Tiga Profesi yang Relevan dengan Cloud Computing

UNM menyebut tiga profesi yang terkait perkembangan cloud computing:

  • Cloud Engineer merancang dan mengelola infrastruktur komputasi awan.
  • DevOps Specialist membantu menyatukan proses pengembangan perangkat lunak dengan operasional sistem agar lebih efektif.
  • Cyber Security Analyst berfokus memantau, menganalisis, dan melindungi sistem dari ancaman keamanan digital.

UNM menilai peluang itu menunjukkan luasnya ruang pengembangan karier di bidang informatika. Teknologi terus berubah, sehingga calon profesional perlu memperbarui kemampuan teknis secara berkala. UNM menambahkan, berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kemauan belajar harus menyertainya.

Kualitas Talenta dan Pilihan Pembiayaan Kuliah

Menurut UNM, masa depan industri digital bergantung juga pada kualitas manusia yang mengelola teknologi. Cloud computing, AI, dan inovasi digital lain baru memberi manfaat maksimal bila ada talenta yang kompeten dan bertanggung jawab di belakangnya. UNM berkomitmen mendorong lahirnya talenta digital untuk transformasi bisnis dan masyarakat.

UNM menghadirkan dua pilihan bagi calon mahasiswa: pembayaran biaya kuliah secara cicilan dan Beasiswa Jalur Undangan (BJU), sesuai syarat yang berlaku.

FAQ

Q: Apa itu cloud computing dan apa manfaatnya bagi perusahaan?
A: Cloud computing atau komputasi awan memungkinkan perusahaan mengakses data dan aplikasi lewat internet. Perusahaan dapat menyesuaikan kapasitas penyimpanan dan komputasi dengan kebutuhan serta mengurangi ketergantungan pada server fisik yang mereka kelola sendiri. Fleksibilitas ini berguna bagi organisasi yang mengolah data besar dan sistemnya terus berkembang.

Q: Apa risiko menggunakan cloud computing?
A: Perusahaan harus menjaga keamanan data dan privasi, memastikan jaringan andal, serta mengatur akses pengguna. Kebocoran informasi atau gangguan sistem dapat memengaruhi operasional dan kepercayaan pelanggan. Karena itu UNM menilai perusahaan perlu tata kelola teknologi yang baik, termasuk pemantauan sistem, pencadangan data, dan kebijakan keamanan yang berkelanjutan.

Q: Apa hubungan AI dengan cloud computing?
A: Aplikasi AI memerlukan daya komputasi dan pengelolaan data yang memadai. Menurut UNM, infrastruktur cloud dapat mendukung kebutuhan itu karena memungkinkan perusahaan memproses dan menyimpan data secara lebih fleksibel, sehingga mereka tidak harus selalu membangun infrastruktur fisik sendiri untuk menjalankan aplikasi tersebut.

Q: Profesi apa yang relevan dengan perkembangan cloud computing?
A: UNM menyebut Cloud Engineer, DevOps Specialist, dan Cyber Security Analyst. Cloud Engineer merancang dan mengelola infrastruktur komputasi awan, DevOps Specialist membantu menyatukan pengembangan perangkat lunak dengan operasional sistem, sedangkan Cyber Security Analyst memantau, menganalisis, dan melindungi sistem dari ancaman keamanan digital.

Sumber: https://infotekno.net/cloud-computing-talenta-informatika-unm/

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *