Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

AI Claude Mythos Selesaikan Serangan 32 Langkah, Bankir Global Ketar-ketir

6 menit baca

Kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan keamanan siber secara kolektif menyusut sekitar 14,5 miliar dolar AS — setara Rp248 triliun — hanya dalam satu hari perdagangan. Lima nama besar di sektor ini mencatatkan koreksi signifikan:

Perusahaan Penurunan Saham
Palo Alto Networks 6% – 7,5%
CrowdStrike 5% – 7,2%
Zscaler hingga 8%
SentinelOne sekitar 8%
Fortinet 2,4% – 4,8%

Para investor mulai mempertanyakan relevansi model bisnis perusahaan keamanan siber konvensional jika AI ofensif terus berkembang lebih cepat dari solusi pertahanan yang ada.

Akses Bocor: Penyelidikan Internal Anthropic Dimulai

Di tengah semua kehebohan itu, insiden yang paling mengkhawatirkan justru datang dari dalam. Anthropic pada Rabu, 22 April mengonfirmasi sedang menyelidiki laporan bahwa segelintir pengguna di sebuah forum online privat diduga berhasil mendapatkan akses tidak sah ke Mythos.

Laporan ini belum dikonfirmasi secara penuh, namun penyelidikan sudah berjalan. Jika terbukti, ini berarti model yang oleh Anthropic sendiri dinyatakan terlalu berbahaya untuk dirilis — kini berpotensi berada di tangan pihak yang tidak berwenang.

FAQ

Q: Apa itu Claude Mythos dan mengapa tidak dirilis ke publik?
A: Claude Mythos adalah model AI terbaru Anthropic yang diumumkan pada 7 April. Tidak dirilis ke publik karena mampu mengidentifikasi dan mengeksploitasi celah “zero-day” pada sistem operasi dan browser — kelemahan yang belum diketahui pengembang maupun organisasi yang terdampak — sehingga dianggap terlalu berbahaya jika tersedia bebas.

Q: Apa pencapaian Mythos dalam uji coba AISI?
A: Mythos berhasil menyelesaikan simulasi serangan siber 32 langkah dalam uji coba yang dirancang AI Security Institute (AISI) Inggris — menjadikannya model AI pertama yang pernah mencapai prestasi tersebut.

Q: Mengapa saham perusahaan keamanan siber anjlok akibat Mythos?
A: Saat informasi kemampuan Mythos beredar luas, investor mempertanyakan relevansi model bisnis keamanan siber konvensional. Akibatnya kapitalisasi pasar sektor ini menyusut sekitar 14,5 miliar dolar AS (Rp248 triliun) dalam satu hari, dengan Palo Alto Networks, CrowdStrike, Zscaler, SentinelOne, dan Fortinet mencatatkan penurunan signifikan.

Q: Apa itu Project Glasswing yang dijalankan Anthropic?
A: Project Glasswing adalah program akses awal terbatas di mana sekitar 40 perusahaan besar — termasuk Apple, Google, JP Morgan, Goldman Sachs, Microsoft, Amazon Web Services, dan Nvidia — diberikan akses untuk menguji Mythos sebagai bagian dari sistem pertahanan siber mereka.

Q: Bagaimana respons pemerintah AS dan Inggris terhadap Mythos?
A: Menteri Keuangan AS Scott Bessent memanggil bos Goldman Sachs dan Citi untuk membahas risiko siber Mythos. Di Inggris, isu ini masuk agenda Cross Market Operational Resilience Group yang melibatkan pejabat senior dari HM Treasury, Bank of England, FCA, dan NCSC.

· · · · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *