Kehadiran Samsung Galaxy S26 di Indonesia Kian Kuat Lewat Sertifikasi

Samsung Galaxy S26 series semakin dekat masuk Indonesia setelah muncul di laman TKDN. Tiga model terdaftar dan mendukung 5G, memperkuat sinyal peluncuran resmi.

Kehadiran Samsung Galaxy S26 di Indonesia Kian Kuat Lewat Sertifikasi
Kehadiran Samsung Galaxy S26 di Indonesia Kian Kuat Lewat Sertifikasi

Kehadiran Samsung Galaxy S26 di Indonesia Kian Kuat Lewat Sertifikasi

Info Tekno > Samsung Galaxy S26 semakin menunjukkan sinyal kuat akan segera masuk ke pasar Indonesia. Indikasi tersebut terlihat dari kemunculan sejumlah nomor model yang diyakini sebagai bagian dari Galaxy S26 series di laman sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) milik Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Kemunculan ini menjadi salah satu tahap krusial yang biasanya dilalui perangkat elektronik sebelum dipasarkan secara resmi di Tanah Air.

Berdasarkan pantauan terbaru, terdapat tiga nomor model yang telah terdaftar di sistem TKDN dan diduga kuat merujuk pada lini flagship terbaru Samsung tersebut. Ketiga model tersebut adalah SM-S942B, SM-S947B, dan SM-S948B. Kehadiran ketiganya sekaligus menguatkan dugaan bahwa Samsung akan membawa seluruh varian Galaxy S26 series ke Indonesia, mulai dari model reguler hingga varian tertinggi Ultra.

Tiga Model Galaxy S26 Series Muncul di Laman TKDN

Kemunculan nomor model di laman TKDN bukanlah hal sepele. Dalam banyak kasus sebelumnya, langkah ini menjadi penanda awal sebelum sebuah ponsel resmi dipasarkan di Indonesia. Dari data yang tersedia, SM-S942B diyakini sebagai Samsung Galaxy S26 versi reguler. Informasi ini sejalan dengan bocoran yang sebelumnya muncul di database Geekbench.

Sementara itu, nomor model SM-S947B dikaitkan dengan Galaxy S26 Plus. Model ini sebelumnya juga sempat terdeteksi dalam database sertifikasi TUV, yang biasanya berkaitan dengan aspek keselamatan dan pengisian daya. Adapun SM-S948B mengacu pada Galaxy S26 Ultra, varian tertinggi yang secara tradisional menjadi andalan Samsung di segmen flagship.

Baca Juga  Perbedaan Nokia X100 vs Nokia X100 Pro 5G: Fakta vs Spekulasi yang Perlu Anda Ketahui

Menariknya, nomor model Galaxy S26 Ultra ini sebelumnya telah lebih dulu muncul di sejumlah lembaga sertifikasi internasional, seperti 3C di China dan IMDA di Singapura. Rangkaian sertifikasi lintas negara tersebut semakin memperkuat indikasi bahwa Samsung tengah mempersiapkan peluncuran global Galaxy S26 series.

Nilai TKDN dan Dukungan 5G

Dalam laman TKDN, ketiga perangkat tersebut tercatat memiliki nilai TKDN sebesar 37,50 persen. Angka ini telah memenuhi syarat minimum yang ditetapkan pemerintah Indonesia untuk perangkat 5G, sehingga membuka jalan bagi Samsung untuk memasarkan Galaxy S26 series secara resmi.

Selain itu, ketiga model juga dinyatakan telah mendukung konektivitas 5G. Dukungan ini menjadi fitur wajib di kelas flagship saat ini, seiring semakin luasnya jaringan 5G di Indonesia. Meski demikian, laman TKDN tidak memuat rincian spesifikasi teknis lainnya, seperti chipset, kamera, maupun kapasitas baterai.

Tahapan Sertifikasi Masih Berlanjut

Meski telah muncul di TKDN, proses perizinan Galaxy S26 series di Indonesia tampaknya belum sepenuhnya rampung. Umumnya, perangkat yang akan beredar di Tanah Air juga harus mengantongi sertifikat Pos dan Telekomunikasi (Postel) dari Kementerian Komunikasi dan Digital.

Sertifikat Postel menjadi syarat penting untuk memperoleh Tanda Pendaftaran Produk Impor (TPP Impor) dari Kemenperin. Setelah itu, barulah perangkat dapat didaftarkan ke sistem CEIR untuk mendapatkan nomor IMEI, serta mengantongi Persetujuan Impor (PI) dari Kementerian Perdagangan.

Baca Juga  Ponsel Rentan Disadap Spyware, Ini Langkah Aman Melindungi iPhone dan Android

Hingga artikel ini ditulis, nomor model Galaxy S26 series belum terlihat di laman Postel Komdigi. Namun kondisi tersebut masih tergolong wajar, mengingat proses sertifikasi sering kali berjalan bertahap dan tidak muncul secara bersamaan.

Perkiraan Jadwal Peluncuran Global

Dari sisi jadwal peluncuran, Samsung sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait suksesor Galaxy S25 series. Namun berbagai bocoran menyebutkan bahwa Galaxy S26 series akan diperkenalkan dalam acara Galaxy Unpacked yang digelar di San Fransisco, Amerika Serikat.

Menurut informasi dari sumber internal industri, acara tersebut diperkirakan berlangsung pada 25 Februari 2026. Jika bocoran ini akurat, maka jadwal peluncuran Galaxy S26 series akan sedikit bergeser dari pola sebelumnya. Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung biasanya meluncurkan ponsel flagship mereka pada akhir Januari atau awal Februari.

Bocoran Spesifikasi Galaxy S26 Series

Meski belum diumumkan resmi, bocoran spesifikasi Galaxy S26 series sudah ramai beredar. Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus disebut akan menggunakan chip Exynos 2600, yang diklaim sebagai chipset 2 nanometer pertama di dunia. Chip ini dirancang oleh Samsung System LSI dan diproduksi oleh Samsung Foundry.

Exynos 2600 disebut memiliki CPU 10 inti berbasis ARM C1 serta GPU Xclipse 960 yang mengadopsi arsitektur AMD RDNA. Sementara itu, Galaxy S26 Ultra dikabarkan akan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi khusus “for Galaxy” dengan fabrikasi 3 nm dari TSMC.

Baca Juga  Community Day Pokémon GO Februari 2026 Hadirkan Vulpix & Alolan Vulpix

Kamera dan Baterai Galaxy S26 Ultra

Untuk sektor kamera, Galaxy S26 Ultra disebut akan tetap mempertahankan kamera utama 200 MP. Kamera ultrawide diperkirakan memiliki resolusi 50 MP, didampingi kamera telefoto 10 MP dengan 3x optical zoom serta kamera telefoto tambahan dengan 5x optical zoom.

Dari sisi daya, Galaxy S26 Ultra dirumorkan membawa baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat kabel hingga 60 watt. Layar perangkat ini disebut berukuran sekitar 6,9 inci, dengan kemungkinan sedikit peningkatan dimensi dibanding generasi sebelumnya.

Sebagai catatan, seluruh informasi spesifikasi tersebut masih bersifat bocoran dan belum dikonfirmasi langsung oleh Samsung. Kepastian detail desain dan spesifikasi Galaxy S26 series baru akan terungkap saat peluncuran resminya nanti.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *