Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Celah GitLab CVE-2026-110264 Skor 10.0: Daftar Versi Perbaikan

6 menit baca

Q: Versi GitLab mana yang menutup CVE-2026-110264?
A: Tujuh versi menutup celah ini: 19.5.1, 19.4.3, 19.3.6, 19.2.9, 19.1.9, 19.0.10, dan 18.11.13. Pilih versi yang sesuai dengan cabang rilis yang sedang berjalan. Pengguna rilis 7.0 hingga 18.11 perlu naik ke 18.11.13, sedangkan pengguna 19.5 sebelum 19.5.1 cukup memperbarui ke 19.5.1.

Q: Apakah GitLab.com dan GitLab Dedicated perlu diperbarui?
A: GitLab.com sudah menjalankan versi perbaikan, sehingga tidak perlu tindakan apa pun. Penyewa GitLab Dedicated pada rilis internal 19.3.5-internal0, 19.4.2-internal0, atau yang lebih baru juga sudah memiliki perbaikan. Hanya instalasi GitLab self-managed yang perlu memperbarui versinya sendiri, sesuai cabang rilis yang dijalankan.

Q: Apakah celah GitLab ini sudah dieksploitasi penyerang?
A: GitLab melaporkan belum ada tanda bahwa celah ini dipakai dalam serangan. CVE-2026-110264 juga belum masuk katalog Known Exploited Vulnerabilities milik CISA hingga 22 Oktober 2026. Namun, GitLab belum menjelaskan kondisi yang dibutuhkan penyerang, sehingga pembaruan menjadi satu-satunya perlindungan yang pasti.

Q: Apakah memperbarui GitLab ke versi perbaikan menyebabkan downtime?
A: Bergantung pada arsitektur instalasi. Rilis 19.4.3 dan 19.3.6 membawa perubahan basis data yang berlangsung saat peningkatan, sehingga server single-node mengalami waktu henti hingga proses selesai. GitLab menyebut instalasi multi-node bisa memasang tambalan tanpa downtime lewat prosedur zero-downtime miliknya. Karena itu, peningkatan perlu direncanakan lebih dulu.

Sumber: https://infotekno.net/celah-keamanan-gitlab-eksekusi-kode-tanpa-login/

· · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *