INFO TEKNO> GitLab merilis perbaikan untuk celah keamanan berskor CVSS 10.0 pada 21 Oktober 2026. Dalam kondisi tertentu, celah itu dapat memungkinkan penyerang tanpa login menjalankan kode di server GitLab self-managed, yakni instalasi yang pengguna kelola sendiri.
Celah tersebut memengaruhi setiap versi GitLab sejak 7.0, yang rilis pada 2014. Artinya, kerentanan ini sudah berusia sekitar 12 tahun.
GitLab melacak kerentanan ini sebagai CVE-2026-110264. CVSS adalah skala standar penilaian tingkat keparahan kerentanan, dan angka 10.0 merupakan peringkat tertinggi.
Menurut GitLab, penyebabnya integer overflow saat kompilasi ekspresi reguler buatan khusus. Integer overflow terjadi ketika hasil hitungan melebihi batas angka yang mampu ditampung sistem.
GitLab belum menjelaskan kondisi tertentu yang dimaksud. Perusahaan itu juga belum menyebut prasyarat bagi penyerang untuk mencapai kompilator ekspresi reguler tersebut.
GitLab melaporkan belum ada tanda bahwa penyerang memakai celah ini. CISA, badan keamanan siber Amerika Serikat, juga belum memasukkannya ke katalog Known Exploited Vulnerabilities (KEV) hingga 22 Oktober 2026.
Hanya instalasi self-managed yang perlu bertindak. GitLab.com sudah menjalankan versi perbaikan.
Penyewa GitLab Dedicated pada rilis internal 19.3.5-internal0 dan 19.4.2-internal0, atau yang lebih baru, juga sudah memiliki perbaikan tersebut. GitLab menambal celah ini dalam tujuh versi sekaligus.
Tabel berikut memasangkan setiap cabang rilis dengan versi perbaikannya.
| Versi yang dijalankan | Perbarui ke |
|---|---|
| 19.5 sebelum 19.5.1 | 19.5.1 |
| 19.4 sebelum 19.4.3 | 19.4.3 |
| 19.3 sebelum 19.3.6 | 19.3.6 |
| 19.2 sebelum 19.2.9 | 19.2.9 |
| 19.1 sebelum 19.1.9 | 19.1.9 |
| 19.0 sebelum 19.0.10 | 19.0.10 |
| 7.0 hingga 18.11, sebelum 18.11.13 | 18.11.13 |
Pengguna rilis 7.0 hingga 18.11 perlu naik ke 18.11.13, versi paling lama yang menerima tambalan. Empat versi perbaikan, yakni 18.11.13, 19.0.10, 19.1.9, dan 19.2.9, berada di luar jalur pembaruan rutin GitLab.
Dukungan rutin GitLab hanya menjangkau tiga rilis terbaru: 19.5, 19.4, dan 19.3, yakni rilis berjalan beserta dua rilis bulanan sebelumnya. Untuk masalah serius, perusahaan menambal juga versi di luar cakupan itu.
Administrator yang memperbarui pada 12 Oktober 2026 tetap perlu meningkatkan versi sekali lagi. Tambalan saat itu hanya tersedia untuk versi 19.2 ke atas, sedangkan versi perbaikan kini berada satu patch di atasnya.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Sumber: https://infotekno.net/celah-keamanan-gitlab-eksekusi-kode-tanpa-login/

