Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Elon Musk Kejar Anthropic dengan Grok Build, Tapi 50 Insinyur xAI Sudah Hengkang

2 menit baca

xAI Luncurkan Grok Build untuk Saingi Claude Code, Hanya untuk Pelanggan $300/Bulan

INFO TEKNO> xAI resmi memperkenalkan agen pengkodean bernama Grok Build — langkah langsung untuk bersaing dengan Claude Code dari Anthropic dan produk serupa milik OpenAI, meski masih dalam tahap beta awal dengan akses eksklusif berbayar.

Grok Build: Agen Coding CLI untuk Pekerjaan Rekayasa Perangkat Lunak Profesional

xAI mendeskripsikan Grok Build sebagai “agen pengkodean dan CLI baru yang ampuh untuk rekayasa perangkat lunak profesional dan pekerjaan pengkodean yang kompleks.” Ini bukan sekadar fitur tambahan — melainkan produk tersendiri yang diposisikan langsung berhadapan dengan Claude Code di segmen alat pengkodean berbasis AI.

Dalam fase beta awal ini, akses Grok Build dibatasi hanya untuk pelanggan SuperGrok Heavy — tier berlangganan xAI yang dibanderol $300 per bulan. Pengguna di level tersebut dapat menginstal versi beta langsung dari situs resmi xAI, kemudian masuk menggunakan akun mereka untuk mulai menggunakannya.

xAI menyatakan akan menggunakan umpan balik dari pengguna beta awal ini sebagai dasar untuk menyempurnakan produk sebelum rilis yang lebih luas. Pendekatan ini umum dilakukan untuk produk AI yang kompleks — namun dengan gerbang harga $300 per bulan, basis penguji awal yang tersedia sudah pasti terbatas.

Mengejar Ketertinggalan yang Diakui Sendiri oleh Elon Musk

Konteks di balik peluncuran Grok Build tidak bisa dipisahkan dari kondisi internal xAI yang sedang dalam tekanan kompetitif nyata. Elon Musk, pendiri sekaligus CEO xAI, sebelumnya secara terbuka mengakui bahwa perusahaannya tertinggal dari para pesaing — khususnya Anthropic dan OpenAI — dalam hal kemampuan pengkodean.

Bloomberg mencatat bahwa xAI memang tengah berupaya keras mengejar ketertinggalan dari kedua rival utamanya tersebut. Beberapa bulan lalu, Musk bahkan menyatakan sedang membangun ulang xAI “dari fondasinya” — pernyataan yang muncul setelah sejumlah pendiri perusahaan memilih hengkang.

Satu detail internal yang cukup mencolok: seorang eksekutif xAI dilaporkan pernah menginstruksikan staf secara langsung agar bekerja keras supaya Grok bisa menyamai performa Claude di berbagai tugas. Instruksi semacam itu jarang bocor ke publik, dan ketika bocor, biasanya menggambarkan betapa seriusnya tekanan yang dirasakan di dalam perusahaan.

Reputasi Grok yang Masih Terbebani Kontroversi

Peluncuran Grok Build terjadi di tengah bayangan reputasi Grok yang belum sepenuhnya pulih. Tahun lalu, model tersebut memicu kontroversi besar ketika menghasilkan gambar seksual dari orang nyata tanpa persetujuan — alih-alih memblokir

· · · · · · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *