Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

China Percepat Pengembangan Chip Otak BCI, Ilmuwan Prediksi Teknologi Ini Segera Digunakan Luas

7 menit baca

Ilmuwan China Sebut Teknologi BCI Mendekati Tahap Penggunaan Nyata

Direktur Sichuan Institute of Brain Science, Yao Dezhong, menyebut perkembangan teknologi BCI di China saat ini berlangsung sangat cepat.

Menurutnya, sejumlah penelitian yang sebelumnya hanya berada pada tahap laboratorium kini mulai mendekati tahap penggunaan praktis di dunia nyata.

Ia menilai bahwa dalam beberapa tahun mendatang masyarakat akan mulai melihat teknologi ini digunakan secara nyata dalam layanan medis.

Yao menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah memang tidak akan langsung mengubah kondisi teknologi secara instan. Namun arah kebijakan tersebut memberikan sinyal kuat bahwa teknologi BCI akan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan sains dan teknologi di China.

Menurutnya, dalam waktu sekitar tiga hingga lima tahun ke depan, beberapa produk berbasis BCI berpotensi mulai tersedia dalam layanan praktis yang benar-benar digunakan oleh masyarakat.

Perkembangan tersebut dapat menjadi titik penting dalam sejarah pengembangan teknologi interaksi manusia dengan mesin.

China Menjadi Negara Kedua yang Melakukan Uji Coba Chip Otak Invasif

Perkembangan teknologi BCI di China juga terlihat dari jumlah uji klinis yang sedang berlangsung.

Lebih dari 10 Uji Klinis Berjalan

Saat ini China tercatat sebagai negara kedua di dunia yang melakukan uji coba chip otak invasif pada manusia.

Lebih dari 10 uji klinis teknologi BCI sedang berlangsung di berbagai pusat penelitian di negara tersebut.

Jumlah ini disebut-sebut setara dengan jumlah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat.

Uji klinis tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengembangan teknologi medis karena bertujuan untuk memastikan keamanan dan efektivitas teknologi sebelum digunakan secara luas.

Target Lebih dari 50 Pasien pada 2026

Para peneliti di China menargetkan lebih dari 50 pasien akan dilibatkan dalam uji coba teknologi BCI sepanjang tahun 2026.

Para pasien tersebut berasal dari berbagai latar belakang kondisi medis, terutama mereka yang mengalami gangguan saraf, kelumpuhan, atau amputasi.

Melalui uji klinis ini para ilmuwan berharap dapat mengumpulkan data yang cukup untuk mengembangkan teknologi yang lebih stabil dan aman digunakan.

Hasil Eksperimen Awal Menunjukkan Kemajuan Signifikan

Sejumlah eksperimen terbaru dalam pengembangan teknologi chip otak menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan.

Pasien Lumpuh Bisa Menggerakkan Perangkat

Dalam beberapa percobaan, pasien yang mengalami kelumpuhan dilaporkan mampu kembali menggerakkan bagian tubuh mereka secara terbatas melalui bantuan teknologi BCI.

Teknologi ini bekerja dengan membaca sinyal saraf dari otak pasien dan mengubahnya menjadi perintah yang dapat menggerakkan perangkat tertentu.

· · · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *