INFO TEKNO> Motorola memperluas program beta Android 17 ke lebih banyak perangkat, kini mencakup lini flagship dan ponsel lipat — termasuk Moto Razr+ 2024, Razr+ 2025, dan Edge 50 Ultra.
Daftar Perangkat yang Masuk Program Beta
Sebelumnya, Motorola hanya membuka program beta Android 17 untuk tiga perangkat: Moto Edge (2025), G57, dan G57 Power. Ketiganya berada di segmen menengah. Putaran terbaru ini berbeda — Motorola kini mengikutsertakan lini unggulan dan ponsel lipatnya.
Di Amerika Serikat, pemilik Moto Razr+ 2024 dan Razr+ 2025 sudah bisa mendaftarkan diri. Edge 50 Ultra turut masuk dalam daftar yang didukung, sebagaimana dilaporkan oleh GSMArena.
Dukungan yang sama juga berlaku di sejumlah wilayah lain. Di India, Brasil, dan Amerika Latin, perangkat yang sama dijual dengan nama Razr 50 Ultra — dan seluruhnya masuk dalam cakupan program beta ini.
Cara Bergabung dengan Program Beta
Prosesnya tidak otomatis. Pengguna perlu mengisi formulir pendaftaran khusus yang disesuaikan dengan perangkat dan wilayah masing-masing. Formulir tersebut tersedia di forum resmi Motorola, lengkap dengan tautan per perangkat dan negara.
Namun, pendaftaran tidak menjamin akses. Kuota peserta beta terbatas, dan keputusan akhir sepenuhnya ada di tangan Motorola. Jika pendaftaran disetujui, pengguna akan menerima notifikasi melalui email.
Setelah mendapat persetujuan, firmware beta Android 17 bisa langsung diunduh melalui menu pembaruan perangkat lunak di ponsel Moto yang bersangkutan. Prosesnya mirip pembaruan sistem biasa — tidak perlu flashing manual.
Langkah Strategis di Tengah Reputasi Pembaruan yang Lambat
Motorola selama ini dikenal sebagai produsen Android yang lambat merilis pembaruan sistem operasi ke perangkatnya. Lebih dari sekadar terlambat — bahkan ketika rilis publik akhirnya hadir, versi tersebut kerap masih mengandung bug dan masalah performa yang mengganggu.
Program beta yang lebih luas secara langsung menyasar dua kelemahan itu sekaligus. Dengan lebih banyak penguji aktif, Motorola mendapatkan volume umpan balik yang lebih besar untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah sebelum rilis final dikirim ke jutaan pengguna.
Langkah ini juga menempatkan Motorola lebih dekat ke standar yang sudah lama diterapkan Samsung dan OnePlus, dua produsen yang terkenal menjalankan program beta ekstensif untuk perangkat flagship mereka.
Satu-Satunya OEM yang Jalankan Beta Android 17 untuk Flagship
Ada satu fakta yang cukup mencolok: saat ini Motorola adalah satu-satunya produsen Android utama yang menjalankan program beta Android 17 untuk perangkat unggulannya.
Samsung? Masih sibuk menguji One UI 8.5 yang berbasis Android 16 QPR2 untuk perangkat flagship lamanya. Belum menyentuh Android 17 sama sekali.
Artinya, Motorola — yang secara historis tertinggal dalam urusan pembaruan — justru selangkah lebih maju dari Samsung dalam siklus pengujian Android 17 kali ini. Ironi yang cukup menarik.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






