Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Lampu PJU Otomatis Sensor LDR Dipasang KKN UMG di Desa Dooro

3 menit baca

INFO TEKNO> Tim KKN Kelompok 24 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) memasang lampu penerangan jalan umum (PJU) otomatis berbasis sensor cahaya di Desa Dooro, Cerme, Gresik, pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Para mahasiswa Program Studi Teknik Elektro UMG itu bertugas di Kabupaten Gresik, tepatnya Desa Dooro, Kecamatan Cerme. Sistem buatan mereka membuat lampu menyala sendiri saat lingkungan mulai gelap dan padam ketika hari terang.

Warga dan petugas tidak perlu lagi sepenuhnya mengandalkan cara manual untuk menyalakan dan memadamkan lampu.

Sebelum pemasangan, penyalaan lampu PJU di dekat balai desa masih manual. Akibatnya, lampu terkadang terlambat menyala di waktu senja dan terlambat padam di pagi hari.

Dampaknya, jalan berpotensi kurang terang saat malam. Di sisi lain, lampu bisa tetap menyala ketika sinar matahari sudah cukup terang.

Sistem otomatisasi PJU ini memakai sensor LDR (Light Dependent Resistor), komponen elektronik yang nilai hambatannya berubah mengikuti intensitas cahaya. Sensor itu memantau naik-turunnya cahaya di lingkungan sekitar.

Saat gelap tiba, rangkaian kontrol mengaktifkan relay dan kontaktor yang kemudian menyalakan lampu LED 20 watt. Lampu padam kembali ketika lingkungan terang.

Tim mengarahkan sensor ke langit dan menempatkannya jauh dari sorot lampu agar pembacaannya tidak terganggu cahaya lampu itu sendiri.

Sistem juga punya mekanisme penunda. Fungsinya menekan risiko lampu padam sesaat karena sorot lampu kendaraan yang lewat.

Tim mengawali program dengan survei titik PJU dan berkoordinasi bersama perangkat desa. Setelah itu, mereka merakit rangkaian lalu mengujinya di posko KKN.

Pemasangan di lapangan berlangsung dengan pendampingan petugas listrik desa. Mahasiswa kemudian memantau kinerja sistem selama beberapa hari, termasuk ketika cuaca mendung dan hujan.

Pengamatan itu bertujuan menyesuaikan ambang batas sensor, agar waktu lampu menyala dan padam sesuai kebutuhan warga.

Hasil pengamatan tersebut menunjukkan lampu di Desa Dooro menyala dan padam otomatis tanpa berkedip. Mahasiswa berharap sistem ini membantu menjaga ketepatan waktu penerangan jalan dan menekan pemakaian listrik yang tidak perlu pada siang hari.

Seorang anggota KKN Kelompok 24 menjelaskan alasan memilih komponen sistem. “Komponen yang kami pakai murah dan mudah dicari, jadi kalau ada yang rusak, warga bisa memperbaikinya sendiri.”

“Harapan kami, lampu jalan di Desa Dooro bisa menyala tepat waktu setiap malam tanpa harus menunggu ada yang menyalakan,” ujar anggota KKN Kelompok 24 itu.

Agar program tetap berjalan setelah masa KKN berakhir, tim menyerahkan perlengkapan berikut kepada warga:

  • Modul kontrol sistem otomatisasi PJU
  • Buku panduan berisi langkah kalibrasi, diagram rangkaian, dan daftar komponen
  • Komponen cadangan berupa sensor LDR dan relay

Warga yang ditunjuk sebagai penanggung jawab menerima pelatihan merawat sistem. Materinya mencakup pembersihan sensor dari debu secara berkala, supaya sensor tetap mendeteksi perubahan cahaya dengan baik.

Ke depan, pengembangan bisa lewat panel surya sebagai pasokan energi atau teknologi Internet of Things (IoT) untuk memantau sistem dari jarak jauh.

Sumber: https://infotekno.net/lampu-pju-otomatis-kkn-umg-dooro/

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *