INFO TEKNO> Huawei memperkenalkan dua smartwatch terbaru sekaligus — Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro — dalam ajang peluncuran besar yang juga menghadirkan ponsel lipat Pura X Max dan seri Pura 90 Pro.
Dibanding generasi sebelumnya, pembaruan paling signifikan hadir di sektor layar, material bodi, dan sensor kesehatan. Dikutip dari GSMArena, Rabu (22/4/2026), berikut rincian lengkapnya.
Desain: Siluet Lama, Material Baru
Huawei mempertahankan siluet ikonik seri Fit, namun memberikan peningkatan material yang cukup berani — terutama pada varian Pro.
Watch Fit 5 Pro tampil dengan bezel lebih tipis berbahan titanium, sementara model standar menggunakan bingkai tengah aluminium. Keduanya dilengkapi dua kendali fisik di sisi kanan: digital crown dan satu tombol pintas.
Pilihan warna juga diperluas. Watch Fit 5 tersedia dalam Purple, Green, White, Black, dan Silver. Sementara Watch Fit 5 Pro hadir dalam tiga opsi: Black, White, dan Orange.
Layar: AMOLED Terang dengan Perlindungan Safir
Perbedaan layar antara dua model ini cukup mencolok.
Watch Fit 5 Pro dibekali layar sentuh AMOLED berukuran 1,92 inci dengan kecerahan puncak 3.000 nits — memastikan keterbacaan tetap optimal di bawah sinar matahari langsung. Layarnya dilindungi kaca safir 2.5D yang tahan goresan.
Watch Fit 5 standar menggunakan panel AMOLED 1,82 inci dengan kecerahan hingga 2.500 nits. Kedua model mendukung fitur Always-On Display (AOD).
Sensor Kesehatan: 6 LED, ECG, hingga Sensor Kedalaman
Generasi kelima ini membawa pembaruan besar pada modul kesehatan. Keduanya mengusung sensor detak jantung optik 6 LED dan 6 PPG yang diperbarui, plus sensor suhu tubuh.
Khusus Watch Fit 5 Pro, Huawei menyematkan fitur ECG (Elektrokardiogram) dan sensor kedalaman. Dua fitur ini tidak tersedia di model standar.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






