Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Anthropic Uji Cacing AI, 4 dari 5 Percobaan Jangkau 8 Android Simulasi

6 menit baca

INFO TEKNO> Dalam pengujian terkendali, model AI mampu menyusup ke satu perangkat Android simulasi, menggandakan diri, lalu menginfeksi perangkat lain, menurut peneliti Anthropic. Dalam empat dari lima percobaan, model itu menjangkau seluruh delapan perangkat sasaran.

Laporan terbaru Anthropic itu memperingatkan kemungkinan munculnya perangkat lunak berbahaya berbasis AI di peralatan rumah tangga yang terhubung ke internet. Program tersebut berpotensi menyalin dirinya ke perangkat lain dan kembali aktif di sana.

Untuk melakukannya, penyerang mungkin tak lagi membutuhkan superkomputer yang mahal dan bertenaga besar. Sejumlah televisi pintar atau perangkat rumah tangga lain dengan sistem keamanan lemah bisa saja menjadi sarana penyebaran.

Rumah Pintar dan Jaringan Internet of Things

Robot penyedot debu bergerak otonom menyusuri ruang tamu, asisten suara meredupkan lampu, ponsel mengatur pemanas, dan televisi terhubung ke layanan streaming favorit lewat internet. Semua itu contoh Internet of Things (IoT), yakni jaringan perangkat elektronik yang saling terhubung, bertukar data, dan berkomunikasi satu sama lain.

Studi pasar terbaru asosiasi industri digital Jerman, Bitkom, menunjukkan sekitar separuh rumah tangga di negara itu sudah memakai aplikasi rumah pintar atau teknologi sejenis. Angka tersebut kemungkinan terus meningkat.

Cacing Komputer Lama, Cacing AI Lebih Rumit

Virus komputer yang mampu menyalin diri dari satu komputer ke komputer lain sebenarnya sudah dikenal selama puluhan tahun. Program semacam ini bernama worm atau cacing komputer. Biasanya, ia bekerja mengikuti rangkaian instruksi pemrograman.

Cacing komputer memanfaatkan celah keamanan yang sudah diketahui atau akses yang tidak terlindungi dengan baik. Namun, ketika celah tersebut tertutup atau jalur serangan yang sesuai tidak lagi tersedia, penyebarannya terhambat.

Cacing berbasis AI berpotensi jauh lebih rumit dan lebih merusak. Program ini dapat memecahkan masalah secara mandiri dan menyesuaikan diri dengan berbagai perangkat.

Misalnya, ia harus mampu menghadapi sistem operasi yang berbeda atau keterbatasan memori. Program itu juga perlu menemukan sendiri cara beroperasi di perangkat lain, termasuk mengenali dan menghindari pembaruan keamanan yang bisa menggagalkan serangannya.

Eksperimen 15 Android TV Box dan Delapan Perangkat Simulasi

Peneliti Anthropic menguji kemungkinan menjalankan model AI pada perangkat keras yang relatif murah. Dalam sebuah eksperimen, mereka membagi pemrosesan model AI ke 15 perangkat Android TV Box berharga rendah. Setiap perangkat mengerjakan sebagian perhitungan.

Eksperimen ini menunjukkan bahwa aplikasi AI tertentu dapat berjalan tanpa pusat data berukuran besar.

Sumber: https://infotekno.net/cacing-ai-anthropic-perangkat-iot-botnet/

· · · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *