Bagi sebagian pengguna, hal ini bisa menjadi tantangan, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan sistem modular.
Perubahan Lanskap Desktop Profesional
Langkah ini juga berdampak pada industri komputer desktop profesional secara keseluruhan.
Produsen lain mungkin melihat peluang untuk mengisi celah yang ditinggalkan oleh Mac Pro, terutama dalam segmen workstation modular.
Kesimpulan
Penghentian produksi Mac Pro menandai akhir dari era penting dalam sejarah Apple. Selama dua dekade, produk ini telah menjadi simbol kekuatan dan fleksibilitas dalam dunia komputer desktop profesional.
Dengan beralih ke Mac Studio, Apple menunjukkan arah baru yang lebih fokus pada efisiensi, integrasi, dan performa tinggi dalam desain yang lebih ringkas.
Opini Penulis – Aaf Afiatna
Menurut saya, keputusan Apple menghentikan Mac Pro adalah langkah yang cukup berani, namun sejalan dengan strategi mereka dalam beberapa tahun terakhir. Apple tampaknya lebih memilih kontrol penuh atas ekosistemnya, meskipun harus mengorbankan fleksibilitas yang selama ini menjadi keunggulan Mac Pro.
Bagi pengguna profesional, perubahan ini bisa menjadi dilema. Namun, jika Apple mampu terus meningkatkan performa dan efisiensi produk barunya, bukan tidak mungkin keputusan ini justru membawa standar baru dalam industri komputer desktop.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

