Motorola Buka Beta Android 17 untuk Razr+ dan Edge 50 Ultra

Motorola perluas beta Android 17 ke Razr+ 2024, Razr+ 2025, dan Edge 50 Ultra. Cara daftar, syarat, dan fakta menarik soal posisi Motorola vs Samsung.

Motorola perluas beta Android 17 ke Razr+ 2024, Razr+ 2025, dan Edge 50 Ultra.
Motorola perluas beta Android 17 ke Razr+ 2024, Razr+ 2025, dan Edge 50 Ultra.

INFO TEKNO> Motorola memperluas program beta Android 17 ke lebih banyak perangkat, kini mencakup lini flagship dan ponsel lipat — termasuk Moto Razr+ 2024, Razr+ 2025, dan Edge 50 Ultra.

Daftar Perangkat yang Masuk Program Beta

Sebelumnya, Motorola hanya membuka program beta Android 17 untuk tiga perangkat: Moto Edge (2025), G57, dan G57 Power. Ketiganya berada di segmen menengah. Putaran terbaru ini berbeda — Motorola kini mengikutsertakan lini unggulan dan ponsel lipatnya.

Di Amerika Serikat, pemilik Moto Razr+ 2024 dan Razr+ 2025 sudah bisa mendaftarkan diri. Edge 50 Ultra turut masuk dalam daftar yang didukung, sebagaimana dilaporkan oleh GSMArena.

Dukungan yang sama juga berlaku di sejumlah wilayah lain. Di India, Brasil, dan Amerika Latin, perangkat yang sama dijual dengan nama Razr 50 Ultra — dan seluruhnya masuk dalam cakupan program beta ini.

Baca Juga  Community Day Pokémon GO Februari 2026 Hadirkan Vulpix & Alolan Vulpix

Cara Bergabung dengan Program Beta

Prosesnya tidak otomatis. Pengguna perlu mengisi formulir pendaftaran khusus yang disesuaikan dengan perangkat dan wilayah masing-masing. Formulir tersebut tersedia di forum resmi Motorola, lengkap dengan tautan per perangkat dan negara.

Namun, pendaftaran tidak menjamin akses. Kuota peserta beta terbatas, dan keputusan akhir sepenuhnya ada di tangan Motorola. Jika pendaftaran disetujui, pengguna akan menerima notifikasi melalui email.

Setelah mendapat persetujuan, firmware beta Android 17 bisa langsung diunduh melalui menu pembaruan perangkat lunak di ponsel Moto yang bersangkutan. Prosesnya mirip pembaruan sistem biasa — tidak perlu flashing manual.

Langkah Strategis di Tengah Reputasi Pembaruan yang Lambat

Motorola selama ini dikenal sebagai produsen Android yang lambat merilis pembaruan sistem operasi ke perangkatnya. Lebih dari sekadar terlambat — bahkan ketika rilis publik akhirnya hadir, versi tersebut kerap masih mengandung bug dan masalah performa yang mengganggu.

Baca Juga  iPhone 17 vs iPhone 16: Perbandingan Resmi Apple, Mana Lebih Layak Dibeli di 2025?

Program beta yang lebih luas secara langsung menyasar dua kelemahan itu sekaligus. Dengan lebih banyak penguji aktif, Motorola mendapatkan volume umpan balik yang lebih besar untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah sebelum rilis final dikirim ke jutaan pengguna.

Langkah ini juga menempatkan Motorola lebih dekat ke standar yang sudah lama diterapkan Samsung dan OnePlus, dua produsen yang terkenal menjalankan program beta ekstensif untuk perangkat flagship mereka.

Satu-Satunya OEM yang Jalankan Beta Android 17 untuk Flagship

Ada satu fakta yang cukup mencolok: saat ini Motorola adalah satu-satunya produsen Android utama yang menjalankan program beta Android 17 untuk perangkat unggulannya.

Samsung? Masih sibuk menguji One UI 8.5 yang berbasis Android 16 QPR2 untuk perangkat flagship lamanya. Belum menyentuh Android 17 sama sekali.

Baca Juga  Xiaomi Peringatkan Pengguna Redmi Note 13 Pro dan Poco M6 Pro soal Risiko Update Android 16

Artinya, Motorola — yang secara historis tertinggal dalam urusan pembaruan — justru selangkah lebih maju dari Samsung dalam siklus pengujian Android 17 kali ini. Ironi yang cukup menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *