Saham Marvell Turun Setelah Laporan Pergeseran Strategi Microsoft
Pasar teknologi kembali bergejolak setelah saham Marvell turun cukup dalam pada perdagangan Senin. Penurunan saham Marvell turun disebabkan laporan bahwa Microsoft mempertimbangkan Broadcom sebagai mitra baru untuk chip kustom masa depan. Informasi ini membuat saham Marvell turun drastis karena investor khawatir kehilangan proyek besar.
Laporan ini muncul dari The Information, yang mengklaim Microsoft sedang berdiskusi dengan Broadcom. Jika benar, perubahan itu berpotensi membuat saham Marvell turun karena kehilangan pelanggan yang sangat strategis. Respons pasar langsung terlihat ketika saham Marvell turun sementara saham Broadcom justru naik.
Analis Benchmark Turunkan Peringkat, Tekan Saham Marvell Turun Lebih Dalam
Keadaan semakin rumit ketika analis Benchmark, Cody Acree, menurunkan rating saham Marvell. Keputusan ini menyebabkan saham Marvell turun lebih jauh karena pasar membaca sinyal negatif dari analis tersebut. Acree bahkan menghapus target harga yang sebelumnya ia tetapkan.
Acree mengungkapkan bahwa keyakinannya terhadap performa Marvell makin rendah setelah melakukan tur industri di Silicon Valley. Temuannya menunjukkan bahwa Marvell kemungkinan besar kehilangan proyek chip Trainium 3 dan 4 milik Amazon. Informasi ini memperkuat alasan saham Marvell turun cukup tajam.
Prediksi Pertumbuhan Melemah Bikin Saham Marvell Turun Setiap Sesi
Acree memperkirakan pertumbuhan unit XPU Marvell melambat hanya 20% pada 2026. Prediksi ini menjadi kabar buruk lain yang membuat saham Marvell turun. Investor melihat perlambatan ini sebagai tanda tekanan kompetitif yang semakin kuat bagi perusahaan.
XPU sendiri merupakan prosesor berkinerja tinggi untuk kecerdasan buatan. Jika Marvell gagal menjaga posisinya di sektor ini, saham Marvell turun bisa berlangsung lebih lama.
JPMorgan Menenangkan Pasar Saat Saham Marvell Turun
Meski terdapat kekhawatiran besar, analis JPMorgan Harlan Sur mencoba memberi perspektif lain. Ia menegaskan kembali rating overweight untuk Marvell dan mempertahankan target harga 130. Sur menyebut isu kehilangan bisnis sebagai “kebisingan”.
Menurutnya, proyek kustom untuk Microsoft dan Amazon masih berjalan baik. Pernyataannya berupaya menahan laju saham Marvell turun karena dianggap sebagai rumor yang belum terbukti.
Sur Tegaskan Tidak Ada Kehilangan Pangsa Pasar, Tapi Saham Marvell Turun Tetap Berlanjut
Sur menegaskan bahwa program ASIC Marvell di AWS dan Microsoft tetap stabil. Ia juga memastikan tidak ada kehilangan pangsa pasar untuk chip AI generasi saat ini maupun berikutnya. Namun, meski pernyataan tersebut cukup meyakinkan, saham Marvell turun

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

