Kelangkaan ini sebelumnya telah berdampak signifikan pada industri komputer pribadi dan server. Kini, efeknya merembet ke industri ponsel pintar. Ketersediaan memori yang terbatas berpotensi meningkatkan biaya produksi secara signifikan, yang pada akhirnya akan memengaruhi harga jual ke konsumen.
Ryan Reith, Wakil Presiden Grup IDC untuk perangkat klien global, menyebut situasi ini sebagai tantangan terbesar industri smartphone dalam beberapa tahun terakhir.
Peringatan dari IDC
Menurut Reith, meskipun tahun 2025 tergolong positif bagi pasar smartphone, prospek 2026 justru jauh lebih menantang. Ia menilai gangguan pasokan memori merupakan kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam skala sebesar ini.
Kelangkaan tersebut, kata Reith, berpotensi menyebabkan kontraksi pasar jika berlangsung dalam waktu lama. Durasi krisis pasokan inilah yang akan menentukan seberapa besar dampaknya terhadap volume pengiriman dan harga perangkat.
Produsen Besar Lebih Tahan, Konsumen Hadapi Risiko Harga Naik
Dalam situasi krisis pasokan, perusahaan teknologi besar seperti Apple dan Samsung diperkirakan berada pada posisi yang relatif lebih aman. Skala bisnis dan kekuatan negosiasi memungkinkan mereka mengamankan stok komponen lebih awal dan dengan harga yang lebih kompetitif.
Namun, keuntungan strategis ini tidak sepenuhnya menguntungkan konsumen. IDC memperkirakan bahwa biaya produksi yang meningkat tetap akan mendorong kenaikan harga rata-rata ponsel di pasaran. Artinya, konsumen sehari-hari tetap berpotensi menanggung dampak dari krisis komponen tersebut.
Kenaikan harga ini kemungkinan tidak akan terjadi secara serentak atau terang-terangan. Produsen diperkirakan akan menerapkan berbagai strategi untuk mengurangi reaksi negatif pasar.
Strategi Produsen Menyiasati Kenaikan Biaya Produksi
Ketidakpastian mengenai waktu dan besaran kenaikan harga membuat produsen ponsel harus bergerak hati-hati. Banyak analis memprediksi bahwa produsen akan kembali menggunakan strategi terselubung untuk menjaga daya beli konsumen.








Responses (4)