Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Ancaman Komputer Kuantum terhadap Bitcoin: 35% Pasokan BTC Disebut Rentan Diretas

2 menit baca

Waspada 35% Pasokan Bitcoin Rentan Diretas Teknologi Komputer Kuantum

Info Tekno> Waspada 35% pasokan Bitcoin (BTC) rentan diretas teknologi komputer kuantum menjadi perhatian serius setelah laporan terbaru dari perusahaan manajemen aset ARK Invest mengungkap potensi ancaman besar terhadap keamanan aset kripto di masa depan. Temuan ini menyoroti bagaimana perkembangan teknologi komputasi kuantum dapat mengubah lanskap keamanan digital secara drastis.

Laporan bertajuk “Bitcoin and Quantum Computing” yang disusun ARK Invest bersama perusahaan layanan keuangan Unchained menyebutkan bahwa sekitar 6,9 juta Bitcoin atau setara 34,6 persen dari total pasokan berpotensi terdampak jika teknologi komputer kuantum mencapai tingkat kematangan tertentu.

Peringatan ini disampaikan di tengah meningkatnya perhatian global terhadap perkembangan teknologi kuantum yang dinilai memiliki kemampuan jauh melampaui komputer konvensional.

Apa Itu Ancaman Komputer Kuantum terhadap Bitcoin?

Kriptografi Bitcoin dan Potensi Kerentanannya

Bitcoin selama ini dikenal memiliki sistem keamanan yang sangat kuat, berbasis kriptografi modern yang hampir mustahil ditembus oleh komputer biasa. Bahkan, superkomputer tercanggih saat ini diperkirakan membutuhkan ribuan tahun untuk memecahkan sistem keamanan tersebut.

Namun, komputer kuantum memiliki pendekatan berbeda dalam pemrosesan data. Dengan kemampuan komputasi yang jauh lebih tinggi, teknologi ini secara teoritis mampu memecahkan hubungan antara kunci publik dan kunci privat dalam sistem Bitcoin.

Jika hal ini terjadi, maka aset digital yang tersimpan dalam jaringan Bitcoin berpotensi dicuri oleh pihak yang memiliki akses ke teknologi tersebut.

Kapan Ancaman Ini Diperkirakan Terjadi?

Masih dalam Tahap Pengembangan

Laporan ARK Invest menegaskan bahwa ancaman ini belum terjadi dalam waktu dekat. Saat ini, teknologi komputer kuantum masih berada dalam tahap pengembangan yang dikenal sebagai NISQ (Noisy Intermediate-Scale Quantum).

Pada tahap ini, komputer kuantum baru memiliki sekitar 100 qubit logis, jauh dari jumlah sekitar 2.330 qubit logis yang diperkirakan dibutuhkan untuk membobol sistem kriptografi Bitcoin.

Tidak Ada Ancaman Instan atau “Q-Day”

ARK Invest juga menekankan bahwa kemungkinan terjadinya kegagalan sistem secara mendadak atau yang disebut “Q-Day” sangat kecil. Perkembangan teknologi ini diprediksi berlangsung secara bertahap, sehingga memberikan waktu bagi komunitas pengembang untuk melakukan penyesuaian.

Siapa yang Mengungkap Ancaman Ini?

ARK Invest dan Cathie Wood

Laporan ini dirilis oleh ARK Invest, perusahaan manajemen aset yang dipimpin oleh Cathie Wood. Ia dikenal sebagai investor yang memiliki rekam jejak dalam memprediksi tren teknologi, termasuk

· · · · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *