AMD Ryzen™ AI 300 Series dan Ryzen™ AI Max Series Resmi Diperkenalkan di Surabaya
Info Tekno> AMD Ryzen™ AI 300 Series dan Ryzen™ AI Max Series resmi diperkenalkan dengan performa AI hingga 50 TOPS (trillions of operations per second) dalam media briefing yang digelar di Surabaya, Rabu (11/2/2026). Melalui peluncuran ini, AMD menegaskan ekspansi strateginya di ranah komputasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), menyasar segmen laptop premium, gamer, kreator konten, hingga profesional enterprise yang membutuhkan pemrosesan AI secara lokal (on-device AI processing).
Peluncuran jajaran prosesor terbaru ini menandai langkah AMD dalam memperkuat portofolio AI PC di tengah meningkatnya adopsi Copilot+ PC dan kebutuhan komputasi generatif. Dengan arsitektur terbaru “Zen 5” dan Neural Processing Unit (NPU) berbasis AMD XDNA™ 2, AMD menghadirkan solusi komputasi yang diklaim lebih cepat, efisien, serta aman dari sisi privasi data.
Consumer Business Development Manager AMD Indonesia, Armawati Cen, menyatakan bahwa transformasi AI telah mengubah cara masyarakat bekerja, belajar, dan berkreasi. Ia menekankan pentingnya literasi teknologi agar pengguna memahami manfaat, risiko, serta aspek keamanan data dalam pemanfaatan fitur AI di perangkat mereka.
Mengapa AMD Fokus pada AI PC dengan Performa 50 TOPS?
AI Mengubah Lanskap Komputasi Modern
Perkembangan AI generatif dan machine learning dalam dua tahun terakhir mendorong perubahan signifikan pada industri perangkat keras. Laptop tidak lagi sekadar perangkat komputasi umum, melainkan platform AI yang mampu menjalankan model bahasa besar (LLM), pengolahan gambar berbasis AI, hingga fitur kolaborasi cerdas secara real-time.
Dalam konteks ini, satuan TOPS (trillions of operations per second) menjadi indikator penting untuk mengukur kemampuan pemrosesan AI suatu prosesor. Dengan performa hingga 50 TOPS melalui NPU XDNA™ 2, Ryzen™ AI generasi terbaru melampaui persyaratan minimum Copilot+ PC, memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat tanpa ketergantungan pada server cloud.
Pendekatan on-device AI ini dinilai penting untuk:
- Menjaga privasi data pengguna
- Mengurangi latensi
- Meningkatkan efisiensi daya
- Menjamin responsivitas aplikasi berbasis AI
Ryzen™ AI 300 Series: Dirancang untuk Laptop Tipis dan Ringan Premium
Arsitektur Zen 5 dan Grafis RDNA™ 3.5
Ryzen™ AI 300 Series dibangun di atas arsitektur CPU terbaru “Zen 5” yang menawarkan peningkatan IPC (instructions per clock) dan efisiensi daya dibanding generasi sebelumnya. Prosesor ini hadir dengan konfigurasi hingga 12 core dan 24 thread, menjadikannya kompetitif untuk multitasking berat dan produktivitas profesional.
Dari sisi grafis, prosesor ini dilengkapi GPU terintegrasi AMD Radeon™ 800M berbasis arsitektur RDNA™ 3.5. Kombinasi CPU dan GPU terbaru ini memungkinkan performa grafis yang mumpuni untuk gaming kasual, editing konten, hingga komputasi visual berbasis AI.
NPU XDNA™ 2 dengan Performa Hingga 50 TOPS
Keunggulan utama Ryzen™ AI 300 Series terletak pada Neural Processing Unit (NPU) berbasis arsitektur AMD XDNA™ 2. AMD menyebutkan bahwa generasi ketiga Ryzen AI ini menghadirkan performa hingga tiga kali lipat dibanding generasi sebelumnya dan hingga lima kali lipat dibanding NPU generasi pertama.
Dengan 50 TOPS, prosesor ini mampu menjalankan berbagai workload AI seperti:
- Generative AI untuk teks dan gambar
- Real-time translation
- Noise cancellation berbasis AI
- Efek kamera cerdas untuk konferensi video
- Copilot dan asisten AI berbasis Windows
Fitur Tambahan untuk Gaming dan Kreator
Ryzen™ AI 300 Series juga dilengkapi fitur AMD Fluid Motion Frames (AFMF) 2, yang dirancang untuk meningkatkan frame rate melalui teknik frame generation berbasis algoritma cerdas. Fitur ini memungkinkan pengalaman gaming yang lebih halus pada laptop tipis dan ringan tanpa GPU diskrit.
Selain itu, Variable Graphics Memory memungkinkan pengaturan VRAM terintegrasi hingga 24GB, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna kreatif yang bekerja dengan aplikasi grafis berat.
Ryzen™ AI Max Series: Laptop dengan Performa Setara Workstation
Hingga 16 Core Zen 5 dan 40 Unit Grafis RDNA™ 3.5
Bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi, AMD menghadirkan Ryzen™ AI Max Series. Prosesor ini menawarkan konfigurasi hingga 16 core CPU Zen 5 dan 40 unit grafis RDNA™ 3.5 dalam satu paket sistem-on-chip untuk laptop portabel.
Kombinasi ini ditujukan untuk:
- Content creation tingkat lanjut
- Rendering 3D
- Pengolahan video resolusi tinggi
- Beban kerja AI skala besar
Ryzen™ AI Max+ 395 dan Dukungan Model AI Besar
Model tertinggi, Ryzen™ AI Max+ 395, diklaim sebagai prosesor PC AI konsumen pertama yang mampu menjalankan model OpenAI GPT-OSS 120B secara lokal. Kemampuan ini menandai lompatan besar dalam komputasi AI konsumen, karena model bahasa besar (Large Language Model/LLM) umumnya membutuhkan infrastruktur server kelas data center.
Prosesor ini mendukung memori terintegrasi hingga 128GB, dengan alokasi hingga 96GB untuk grafis. Konfigurasi tersebut memungkinkan pemrosesan model AI besar dan beban kerja kompleks langsung di perangkat laptop.
Kemampuan menjalankan model AI besar secara lokal membuka peluang baru dalam:
- Pengembangan aplikasi AI offline
- Keamanan data sensitif
- Pengolahan dataset internal perusahaan
- Simulasi dan riset berbasis AI
Ryzen™ 9000HX Series: Fokus Gaming dan Kreator Konten
2nd Gen 3D V-Cache™ untuk Performa Gaming Maksimal
Selain lini AI, AMD juga memperkenalkan Ryzen™ 9000HX Series berbasis Zen 5 dengan teknologi 2nd Gen 3D V-Cache™. Varian Ryzen™ 9 9955HX3D hadir dengan 16 core dan 32 thread serta total cache hingga 144MB.
Teknologi 3D V-Cache™ dikenal mampu meningkatkan performa gaming secara signifikan dengan memperbesar kapasitas cache L3, sehingga latensi memori berkurang dan frame rate lebih stabil.
Prosesor ini dirancang untuk menghadirkan performa gaming dan kreasi konten setara desktop dalam format laptop, menyasar segmen enthusiast dan profesional kreatif.
Ketersediaan Laptop Ryzen™ AI di Indonesia
Mitra OEM Resmi
Di Indonesia, laptop dengan prosesor Ryzen™ AI 300 Series telah tersedia melalui sejumlah mitra OEM seperti:
- ASUS
- Acer
- Lenovo
- MSI
- HP
Sementara itu, perangkat dengan Ryzen™ AI Max Series saat ini tersedia melalui ASUS.
Distribusi ini menunjukkan komitmen AMD untuk memperluas adopsi AI PC di pasar Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem mitra manufaktur globalnya.
Analisis Industri: AMD Perkuat Posisi di Era AI PC
Peluncuran Ryzen™ AI 300 Series dan Ryzen™ AI Max Series menandai babak baru persaingan industri semikonduktor di era AI PC. Dengan integrasi NPU 50 TOPS, AMD menempatkan dirinya sebagai pemain utama dalam transformasi komputasi personal menuju AI-native computing.
Strategi ini berpotensi:
- Meningkatkan penetrasi AMD di segmen premium
- Memperluas ekosistem Copilot+ PC
- Mendorong adopsi AI on-device secara masif
- Mengurangi ketergantungan pada komputasi berbasis cloud
Di tengah kompetisi ketat industri, diferensiasi melalui performa AI, efisiensi daya, dan dukungan model besar menjadi faktor penentu keberhasilan.
Kesimpulan
AMD Ryzen™ AI 300 Series dan Ryzen™ AI Max Series menghadirkan performa AI hingga 50 TOPS dengan arsitektur Zen 5 dan NPU XDNA™ 2, memperkuat posisi AMD dalam pasar laptop AI generasi terbaru. Dengan dukungan Copilot+ PC, fitur gaming seperti AFMF 2, serta kemampuan menjalankan model AI besar secara lokal, AMD menargetkan pengguna premium, kreator, gamer, dan profesional enterprise.
Ketersediaan di Indonesia melalui berbagai mitra OEM menunjukkan komitmen AMD memperluas adopsi AI PC di pasar domestik. Transformasi komputasi berbasis AI kini tidak lagi terbatas pada data center, tetapi telah memasuki ranah laptop konsumen dan workstation portabel dengan performa kelas atas.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






