Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Mati 605 Kali, Empat Agen Gemini 4 Argon Kalahkan Ender Dragon

5 menit baca

INFO TEKNO> Google mengeklaim empat agen kecerdasan buatan (AI) berbasis Gemini 4 Argon menamatkan game Minecraft tanpa bantuan manusia. Agen-agen itu mengalahkan bos terakhir dalam sekitar 27 jam 14 menit.

Pencapaian itu muncul dalam dokumen penelitian divisi AI Google DeepMind di server pracetak arXiv, yang terbit Kamis (15/10/2026). Dokumen tersebut berjudul “A Team of Gemini 4 Argon Agents Beats Minecraft”.

Karena berstatus pracetak, makalah itu umumnya belum melewati tinjauan sejawat.

Dalam dokumen itu, Google menyebut agen AI dapat memulai game, menelusuri dunia, menyusun strategi, hingga mengalahkan bos terakhir. Seluruh proses berlangsung tanpa bantuan manusia.

Sebelum permainan, Google mengatakan keempat agen AI sengaja menerima “perintah” untuk mengalahkan bos terakhir bernama “Ender Dragon”. Mereka bermain dalam mode “Survival” dengan tingkat kesulitan mudah alias “Easy”.

Selama permainan, keempat agen AI menulis dan menjalankan 2.783 program JavaScript. Program itu berasal dari pustaka (library) open source Mineflayer.

Melalui Mineflayer, agen AI menulis dan menjalankan kode untuk melakukan berbagai tindakan. Tindakan itu mencakup bergerak ke koordinat tertentu, menambang sumber daya, membuat peralatan, dan melawan musuh.

Mineflayer berfungsi sebagai jembatan antara agen AI dan dunia game. Lewat pustaka itu, agen membaca kondisi dunia dan mengirim perintah tindakan.

Jika dirata-rata, jumlah program itu setara sekitar 100 program per jam selama 27 jam 14 menit.

Mereka juga berkomunikasi melalui fitur obrolan (chat) dalam game dan memori bersama untuk membagikan informasi. Total pesan keempat agen AI tersebut mencapai 229 pesan, menurut klaim Google.

Rata-rata, keempat agen mengirim sekitar delapan pesan per jam.

Saat game dimulai, peneliti tidak menetapkan pembagian tugas secara khusus. Para agen AI menentukan pembagian pekerjaan sendiri selama permainan berlangsung.

Peneliti Google dapat memantau eksperimen melalui dasbor secara langsung. Mereka juga bisa menghentikan permainan atau mengarahkan agen AI jika perlu.

Keterangan yang tersedia tidak menyebut apakah peneliti benar-benar turun tangan.

Selama pemantauan, Google mencatat keempat agen AI total 605 kali mati di dalam game. Angka itu setara sekitar 151 kali per agen, atau sekitar 22 kematian setiap jam.

Meski berhasil mengalahkan bos utama Minecraft, eksperimen ini memiliki sejumlah batasan. Ada tiga hal yang menonjol.

Pertama, permainan berlangsung pada tingkat kesulitan Easy. Serangan musuh pada tingkat itu tidak begitu “sakit”, sehingga game lebih mudah tamat.

Kedua, agen AI memperoleh informasi terstruktur mengenai kondisi dunia melalui Mineflayer. Mereka dapat mengetahui jenis blok dan keadaan musuh tanpa harus mengenali objek melalui gambar di layar.

Sumber: https://infotekno.net/agen-ai-gemini-4-argon-kalahkan-ender-dragon-minecraft/

· · · ·

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *