INFO TEKNO> Microsoft mengklaim Windows 11 kini menawarkan pengalaman 20 persen lebih responsif, termasuk di perangkat dengan RAM kecil. Peningkatan itu berasal dari pengelolaan memori yang lebih cerdas.
Beberapa waktu lalu, Microsoft menjabarkan rencana untuk memperbaiki Windows 11 dengan fokus pada performa. Klaim terbaru ini menjadi kelanjutan dari rencana tersebut.
Lewat postingan blog, Microsoft menyebut telah menyempurnakan Start, File Explorer, Search, Edge, dan bagian lain Windows 11. Tujuannya agar seluruh komponen terasa lebih cepat dan responsif.
Edge, peramban buatan Microsoft, ikut masuk daftar penyempurnaan. Begitu pula File Explorer untuk mengelola berkas, Search untuk pencarian, dan Start untuk menu utama.
Angka 20 persen tersebut merupakan klaim resmi Microsoft untuk pengalaman Windows 11 secara keseluruhan. Dalam keterangan yang disampaikan, belum ada rincian metode pengukurannya.
Navjot Virk, Corporate Vice President of Windows Experience di Microsoft, menjelaskan bahwa peningkatan tersebut berasal dari pemanfaatan memori dan sumber daya sistem secara lebih cerdas.
“Kami telah meningkatkan pengelolaan memori dan efisiensi di seluruh sistem Windows agar sumber daya PC Anda tetap difokuskan pada apa yang sedang dikerjakan saat ini,” kata Virk.
Pernyataan tersebut bersumber dari The Verge, Sabtu (17/10/2026).
Prinsipnya sederhana. Windows 11 memprioritaskan sumber daya PC untuk apa yang sedang dikerjakan pengguna.
Windows 11 bergantung pada RAM untuk menjalankan aplikasi yang terbuka. Ketika ruang itu terbatas, sistem harus memindahkan sebagian data ke penyimpanan.
Di sinilah perubahan utamanya. Windows 11 kini dapat menyimpan hingga 2GB lebih banyak data aktif di memori, ketimbang memindahkannya ke penyimpanan yang lebih lambat.
Secara hitungan, tambahan hingga 2GB itu setara seperempat kapasitas total RAM 8GB. Porsinya besar.
Dengan begitu, sistem tidak perlu menunggu penyimpanan yang lebih lambat setiap kali data tersebut dibutuhkan lagi. Efeknya, sistem terasa lebih sigap.
Virk menambahkan, pengguna PC dengan RAM 8GB seharusnya dapat merasakan peningkatan performa yang signifikan. Kelompok pengguna inilah yang menjadi sorotan dalam penjelasan Microsoft.
Penyebutan RAM 8GB bukan tanpa alasan. Perangkat berkapasitas memori kecil paling mudah terasa sesak saat banyak aplikasi berjalan bersamaan.
Ia lalu memberi contoh konkret lewat komponen Widget.
“Sebagai contoh, pada PC dengan memori 8GB atau kurang, Widget hanya akan dimuat ketika dibuka oleh pengguna, sehingga menyediakan lebih dari 200 MB memori untuk aplikasi dan pekerjaan Anda lainnya,” kata Virk.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Sumber: https://infotekno.net/windows-11-lebih-responsif-ram-8gb/

