GPT-5.5 Tenagai Codex di Infrastruktur NVIDIA GB200, 10.000 Karyawan Rasakan Hasilnya
INFO TEKNO> OpenAI resmi mengintegrasikan GPT-5.5 ke dalam aplikasi pengkodean agenik Codex yang kini berjalan di atas sistem rak NVIDIA GB200 NVL72 — dan lebih dari 10.000 karyawan NVIDIA telah merasakan dampaknya secara langsung, menyebut hasilnya sebagai sesuatu yang “menakjubkan” dan “mengubah hidup”.
GPT-5.5 dan Codex: Kombinasi yang Mengubah Alur Kerja
Codex adalah aplikasi pengkodean berbasis agen buatan OpenAI yang dirancang untuk memproses informasi, memecahkan masalah kompleks, dan mendorong inovasi melalui pendekatan berbasis AI. Kini, Codex ditenagai oleh GPT-5.5 — model terbaru OpenAI — yang berjalan di atas sistem GB200 NVL72 milik NVIDIA.
Akses awal diberikan kepada lebih dari 10.000 karyawan NVIDIA dari berbagai divisi: teknik, produk, hukum, pemasaran, keuangan, penjualan, sumber daya manusia, operasional, hingga program pengembang.
Hasilnya terukur dan substantif. Siklus debugging yang sebelumnya berlangsung berhari-hari kini hanya membutuhkan beberapa jam. Eksperimen yang dulu memakan waktu berminggu-minggu kini bisa diselesaikan dalam semalam, bahkan pada basis kode kompleks yang terdiri dari banyak file. Tim-tim juga kini mampu mengirimkan fitur end-to-end langsung dari perintah bahasa alami — dengan keandalan lebih tinggi dan lebih sedikit siklus yang terbuang dibanding model sebelumnya.
Efisiensi GB200 NVL72 yang Jadi Kunci Skalabilitas
Kemampuan GPT-5.5 di skala perusahaan bukan hanya soal kecerdasan model, melainkan juga soal infrastruktur yang menopangnya. Sistem GB200 NVL72 diklaim mampu menghadirkan biaya per juta token 35 kali lebih rendah dan output token per detik per megawatt 50 kali lebih tinggi dibandingkan sistem generasi sebelumnya.
Efisiensi ekonomi ini yang membuat inferensi model mutakhir layak diterapkan dalam skala korporasi besar. Tanpa infrastruktur seefisien ini, penerapan model sekelas GPT-5.5 di seluruh lini bisnis perusahaan secara serentak akan sulit dibenarkan dari sisi biaya operasional.
Jensen Huang, pendiri sekaligus CEO NVIDIA, secara langsung mendorong seluruh karyawannya melalui email internal untuk menggunakan Codex. Ia menulis, “Mari kita melaju dengan kecepatan cahaya. Selamat datang di era AI.”

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






