Intel terbaru Sony mengindikasikan kontroler PlayStation generasi berikutnya akan berbeda total
Info Tekno> Intel terbaru Sony mengenai kontroler PlayStation generasi berikutnya kembali memicu perbincangan hangat di kalangan komunitas gamer global. Di tengah usia PlayStation 5 (PS5) yang memasuki tahun keenam sejak peluncurannya, sinyal kehadiran PlayStation 6 (PS6) semakin terasa kuat. Meski Sony belum memberikan pernyataan resmi, berbagai petunjuk teknis, termasuk paten lama yang baru disetujui, mengisyaratkan bahwa generasi baru PlayStation tidak hanya menghadirkan peningkatan performa, tetapi juga perubahan besar pada aspek interaksi pemain—terutama melalui kontroler.
Siklus hidup konsol game umumnya berada di rentang tujuh hingga delapan tahun. Dengan usia PS5 yang semakin matang dan penjualannya masih tergolong kuat, muncul spekulasi bahwa Sony mungkin memperpanjang masa hidup konsol generasi saat ini. Faktor lain seperti harga komponen semikonduktor yang masih tinggi juga menjadi pertimbangan. Namun, semua itu tidak berarti pengembangan PS6 dan ekosistem pendukungnya berhenti berjalan di balik layar.
Evolusi Konsol PlayStation dan Pola Inovasi Sony
Sony Dikenal Konservatif dalam Desain Kontroler
Jika dibandingkan dengan kompetitor seperti Nintendo, Sony dikenal relatif konservatif dalam urusan desain kontroler. Sejak era PlayStation 2, bentuk dasar kontroler PlayStation cenderung konsisten, dengan dua analog stick simetris, D-pad di sisi kiri, serta tombol aksi di kanan.
Hadirnya DualSense pada PS5 memang membawa penyegaran signifikan, terutama lewat fitur haptic feedback dan adaptive trigger. Namun secara visual dan ergonomi, kontroler tersebut masih terasa familiar bagi gamer lama. Pendekatan ini dinilai sebagai upaya Sony menjaga kesinambungan pengalaman bermain lintas generasi.
Indikasi Perubahan Mulai Terlihat
Meski demikian, dokumen paten terbaru yang diungkap oleh media teknologi seperti Video Games Chronicle menunjukkan bahwa Sony tidak sepenuhnya menutup diri terhadap perubahan radikal. Justru sebaliknya, perusahaan asal Jepang itu tampak tengah mengeksplorasi pendekatan baru yang jauh berbeda dari filosofi desain sebelumnya.
Paten Sony: Kontroler PlayStation dengan Layar Sentuh Penuh
Paten Lama yang Baru Terungkap
Sony sebenarnya telah mengajukan paten untuk kontroler game berbasis layar sentuh sejak tahun 2013. Namun, paten tersebut baru dipublikasikan dan disetujui secara resmi dalam waktu dekat. Publikasi ini membuka akses bagi masyarakat luas untuk melihat langsung ilustrasi dan konsep yang selama ini hanya tersimpan dalam arsip internal.
Dari gambar paten yang beredar, kontroler tersebut sekilas masih menyerupai bentuk kontroler PlayStation modern. Namun perbedaannya terletak pada hampir seluruh permukaan depan yang digantikan oleh layar sentuh interaktif.
Cara Kerja yang Sangat Berbeda
Alih-alih tombol fisik konvensional, kontroler ini mengandalkan tombol virtual yang dapat dipetakan ulang sesuai kebutuhan pemain. D-pad, joystick, hingga tombol aksi tidak lagi bersifat permanen, melainkan bisa diatur secara dinamis melalui antarmuka layar sentuh.







