Daftar isi
5 Tanda WhatsApp Dibajak, Pelaku Berpotensi Kuras Saldo Rekening
Pelaku bisa membaca pesan pribadi dan daftar kontak pengguna saat WhatsApp disadap, bahkan berpotensi menguras saldo rekening bank korban. Salah satu tandanya: kode OTP enam digit masuk tanpa permintaan pengguna.
Modus pembajakannya beragam, dari pemasangan aplikasi pihak ketiga dan penyalahgunaan fitur WhatsApp Web sampai penyebaran malware ke perangkat korban. Risikonya makin besar karena kode one-time password (OTP) layanan krusial seperti e-commerce dan perbankan kerap masuk lewat WhatsApp.
Lima Tanda WhatsApp Disadap
Lima gejala berikut menandakan pihak lain mungkin sedang menguasai akun.
- Kode OTP masuk tanpa permintaan. Kode enam digit ini terkirim setiap ada upaya login. Bila muncul saat pengguna tidak sedang memindahkan akun, itu menandakan ada pihak lain yang mencoba meretas. Pengguna tidak boleh membagikan kode ini ke siapa pun.
- Tiba-tiba log out. Akun terlepas dari aplikasi tanpa pengguna melakukan apa pun. Kondisi ini mungkin berarti perangkat lain sudah menguasai akses akun.
- Pesan terbaca sendiri. Pesan masuk sudah bercentang biru padahal pengguna belum membukanya.
- Pesan terkirim tanpa sepengetahuan pemilik. Ada pesan keluar ke kontak tertentu, padahal pemilik akun tidak pernah mengetik atau mengirimnya.
- Status dan panggilan asing. Muncul pembaruan status dan riwayat panggilan padahal pengguna tidak pernah membuatnya.
Langkah Jika Peretas Sudah Menguasai Akun
Laporkan dan Nonaktifkan Akun lewat Email
Bila peretas telanjur menguasai akun, pengguna dapat mengirim email ke support@whatsapp.com. Subjek atau isi pesannya: “Lost/stolen: Please deactivate my account”.
Email itu perlu mencantumkan nomor telepon dalam format internasional, misalnya +62812xxx, beserta kronologi singkat. Pengguna punya waktu 30 hari untuk mengaktifkannya lagi sebelum akun terhapus permanen.
Hapus Aplikasi, Unduh Ulang, lalu Login
Pengguna juga dapat menghapus (uninstall) WhatsApp, mengunduhnya lagi, lalu masuk memakai nomor telepon. Pengguna memasukkan kode OTP yang masuk lewat SMS untuk merebut kembali akses dari perangkat peretas.
Cara Mencegah Pembajakan WhatsApp
Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Dengan verifikasi dua langkah (two-step verification), peretas tidak bisa masuk tanpa PIN rahasia. Langkahnya:
- Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas, lalu masuk ke Settings > Account.
- Pilih Two-step verification, kemudian klik Enable.
- Ketik PIN rahasia 6 digit, lalu daftarkan alamat email pemulihan.
Periksa Perangkat Tertaut Secara Berkala
Pengguna perlu memeriksa daftar perangkat yang terhubung ke WhatsApp secara rutin. Di menu tiga titik, masuk ke Linked Devices (Perangkat Tertaut), lalu klik perangkat yang mencurigakan dan pilih Log Out (Keluar).
Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Sumber: https://infotekno.net/whatsapp-disadap-tanda-cara-mengatasi/