Laporan terpisah turut mengidentifikasi lima vektor serangan potensial terhadap Ethereum, yang secara kolektif dapat membahayakan aset senilai sekitar $100 miliar—mencakup posisi DeFi dan aset yang ditokenisasi.
Namun satu fakta krusial tetap berlaku: komputer dengan kapabilitas tersebut belum ada saat ini, dan masih membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terwujud.
Kinerja Token Quantum-Resistant dalam 24 Jam
Data dari CoinGecko mencatat pergerakan berikut dalam satu hari perdagangan setelah riset Google dipublikasikan:
- QRL (Quantum Resistant Ledger): +50%
- Cellframe (CEL): +40%
- Abelian (ABEL): +25%
- Qubic (QUBIC): +10%
- QANplatform (QANX): +10%
- Zcash (ZEC): +7%
Kapitalisasi pasar gabungan dari 20 token dalam kategori ini naik 8% menjadi $4,66 miliar dalam rentang waktu yang sama.
Catatan penting soal ZEC: Zcash belum sepenuhnya mengimplementasikan kriptografi pasca-kuantum. Platform data memasukkannya dalam kategori quantum-aware karena fondasi kriptografi canggihnya—termasuk zero-knowledge proofs dan riset aktif dalam ZK-SNARKs yang kompatibel dengan standar pasca-kuantum.
Risiko Kuantum Sudah Tercermin di Harga Bitcoin sejak 2025
Dampak narasi ancaman kuantum bukan sesuatu yang baru muncul pekan ini. Charles Edwards, pendiri Capriole Investments, telah melacak korelasi ini sejak pertengahan tahun lalu.
“Kami sudah mulai melihat risiko kuantum mulai tercermin dalam harga Bitcoin. Ini adalah alasan utama mengapa Bitcoin diperdagangkan dengan penurunan sebesar -50% terhadap S&P 500 dan -90% terhadap emas sejak Bitcoin Quantum Summit perdana tujuh bulan lalu,” ujar Edwards dalam laporan Februari.
Edwards mencatat bahwa kekhawatiran atas serangan kuantum berkontribusi pada pemisahan pergerakan Bitcoin dari indeks saham AS yang sedang menguat di paruh kedua 2025. Dalam periode tersebut, Bitcoin terkoreksi dari $126.000 turun ke kisaran $80.000.
ZEC: Outlier dengan Reli 1.200% di 2025
Di antara semua token dalam narasi ini, Zcash mencatat perjalanan paling ekstrem. Pada paruh kedua 2025—bertepatan dengan periode di mana kekhawatiran kuantum mulai menguat—ZEC membukukan reli lebih dari 1.200%, menyentuh level tertinggi $744.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.







