Berita  

Sergey Brin Akui Google Glass Gagal, Terlalu Percaya Diri Merasa Selevel Steve Jobs

Sergey Brin mengungkap alasan kegagalan Google Glass, mengakui terlalu percaya diri dan menganggap diri selevel Steve Jobs.

Salah satu pendiri Google, Sergey Brin
Salah satu pendiri Google, Sergey Brin

Google Tidak Menyerah pada Kacamata Pintar

Kolaborasi Baru dengan Warby Parker

Meski Google Glass gagal, Sergey Brin menegaskan bahwa Google tidak sepenuhnya meninggalkan konsep kacamata pintar. Baru-baru ini, Google mengumumkan kemitraan dengan Warby Parker untuk mengembangkan perangkat wearable generasi baru.

Kacamata pintar ini akan menjalankan sistem operasi Android XR dan didukung asisten AI Gemini. Brin menekankan bahwa desain perangkat tersebut akan jauh lebih natural dan menyerupai kacamata biasa.

“Kini tampilannya seperti kacamata normal, tanpa benda mencolok di bagian depan,” kata Brin, merujuk pada modul kamera besar yang menjadi ciri khas Google Glass versi awal.

Pelajaran dari Kegagalan Besar

Kisah Google Glass menjadi pengingat bahwa inovasi teknologi tidak hanya membutuhkan ide brilian, tetapi juga waktu, kesiapan pasar, dan empati terhadap pengguna. Pengakuan jujur Sergey Brin menunjukkan bahwa bahkan tokoh besar teknologi pun bisa salah langkah.

Baca Juga  Google Hadirkan Fitur AI Gemini 3 Gratis di Gmail: Email Kini Lebih Cerdas dan Efisien

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *