Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

Sejarah Friendster: Kenapa Tutup dan Kenapa Kembali di 2026

4 menit baca
Ukuran teks 100%
Daftar isi

Bergeser ke Asia, ramai di Indonesia

Saat popularitasnya turun di Amerika, Friendster justru tumbuh di Asia. Pada 2008, menurut data comScore yang dikutip Wikipedia, Friendster punya pengunjung unik bulanan lebih banyak daripada jejaring sosial mana pun di Asia. Adweek pada tahun yang sama menyebutnya jejaring sosial terbesar di Asia dengan sekitar 65 juta pengguna.

Di Indonesia, Global Voices pada Januari 2009 melaporkan bahwa Friendster masih menjadi situs jejaring sosial paling populer di sini, meski pertumbuhan Facebook di Indonesia pada 2008 mencapai 645%, tertinggi di Asia Tenggara. Angka dasarnya masih kecil: Adweek mencatat 831.000 orang Indonesia di Facebook saat itu, sekitar 0,4% penduduk. Wikipedia mencatat Friendster tetap populer di Indonesia sampai 2012.

Dijual, dialihkan jadi gim, lalu ditutup

Pada 9 Desember 2009, perusahaan Malaysia MOL Global mengumumkan akuisisi Friendster senilai US$26,4 juta. Pada Agustus 2010, Facebook mengonfirmasi pembelian paten-paten Friendster seharga yang dilaporkan US$40 juta. Pada Juni 2011, Friendster mengubah diri menjadi situs hiburan dan gim sosial dan menghentikan akun jejaring sosial penggunanya. Batas waktu untuk mengekspor foto diperpanjang sampai 27 Juni 2011, dan foto yang belum diekspor dihapus. Layanan ditutup tanpa batas waktu pada 14 Juni 2015, dan perusahaannya benar-benar berhenti beroperasi pada pertengahan 2018.

Yang kembali pada 2026

Domain Friendster diakuisisi Friendster Labs Inc. pada Oktober 2023, dan aplikasi barunya diluncurkan di iOS pada April 2026, disusul Android pada Juni 2026 menurut Wikipedia. Aplikasi ini bukan kelanjutan situs lama: tanpa iklan, tanpa feed berbasis algoritma, dan tanpa sistem pengikut publik. Pengguna menambah teman dengan mempertemukan dua ponsel secara fisik. Pemiliknya menyatakan tidak punya akses ke data, foto, atau akun dari platform lama, jadi testimoni dan daftar teman lama tidak ikut kembali.

Tanggal Peristiwa
2002 Friendster didirikan Jonathan Abrams
Maret 2003 Dibuka untuk umum
2003 Menolak tawaran Google US$30 juta
April 2004 Abrams digantikan sebagai CEO; MySpace melampaui Friendster dalam tampilan halaman
9 Desember 2009 Akuisisi oleh MOL Global diumumkan
Agustus 2010 Facebook membeli paten Friendster
Juni 2011 Beralih ke gim sosial
14 Juni 2015 Layanan ditutup
April–Juni 2026 Aplikasi baru dengan nama Friendster di iOS dan Android

Yang tersisa dari Friendster

Kisah Friendster sering dibaca sebagai pelajaran bahwa menjadi yang pertama tidak cukup. Dari bukti di atas, satu pembacaan yang masuk akal, dan ini interpretasi, bukan temuan sumber, adalah bahwa ide yang tepat kalah oleh situs yang lambat dibuka. Dan kali ini yang kembali bukan situsnya, melainkan namanya.

Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

Sumber: https://infotekno.net/sejarah-friendster/

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *