Daftar isi
The Register mencatat pada 2013 bahwa rancangan awal memakai Esc sebagai tombol ketiga, sebelum Delete menggantikannya. Pada papan ketik IBM PC orisinal, Ctrl dan Alt berada di sisi kiri, sedangkan Delete terletak di numeric keypad (papan angka) paling kanan. Akibatnya, pengguna memerlukan kedua tangan untuk melakukan reboot.
Pada perayaan ulang tahun ke-20 IBM PC tahun 2001, Bradley duduk satu panel dengan Gates. “Mungkin saya yang menciptakannya, tetapi menurut saya Bill-lah yang membuatnya terkenal,” canda Bradley.
Microsoft menjadikan Ctrl+Alt+Del kunci masuk Windows NT
Versi dari sisi Microsoft berawal dari Windows NT 3.1, yang meluncur pada 1993. Tim pengembang NT memerlukan secure attention sequence (SAS), yaitu kombinasi tombol yang tak bisa dicegat aplikasi apa pun.
Larry Osterman dari Microsoft menuturkan bahwa Jim Kelly, arsitek keamanan NT, mencari kombinasi semacam itu. Kelly mendapati bahwa tak satu pun aplikasi saat itu memakai Ctrl+Alt+Del, satu-satunya kombinasi yang masih bebas, sebab fungsinya sudah untuk reboot komputer.
Kombinasi yang Bradley ciptakan untuk menghidupkan ulang mesin macet pun beralih peran menjadi penanda keamanan di sistem operasi.
Gates menyebut keputusan tiga tombol itu kesalahan
Pertanyaan soal itu muncul 20 tahun setelah NT 3.1 rilis. Pada 21 September 2013, di peluncuran Harvard Campaign, David Rubenstein, salah satu pendiri Carlyle, bertanya kepada Gates. “Mengapa saat saya ingin menjalankan perangkat lunak dan komputer, saya harus menekan tiga tombol sekaligus, Control, Alt, dan Delete?”
Gates menjawab bahwa fungsinya adalah pengaman. “Anda memerlukan tindakan pada papan tik yang memberi sinyal ke tingkat perangkat lunak yang sangat rendah, untuk memastikan bahwa sistem operasi yang dimuat memang sistem operasi yang Anda harapkan, bukan sekadar perangkat lunak iseng yang menampilkan layar menyerupai layar masuk (log-in),” jelasnya.
Gates kemudian mengarahkan kesalahan itu ke IBM. “Sebenarnya kita bisa saja menggunakan satu tombol khusus, tetapi perancang papan tik IBM tidak mau memberikannya kepada kita,” imbuhnya. Ia menyebut keputusan tersebut sebagai kesalahan.
Rubenstein kembali menyinggung topik ini di Bloomberg Global Business Forum 2017. Gates mengatakan, bila bisa melakukan satu perubahan kecil, ia akan menjadikannya operasi satu tombol.
Ingatan Gates mungkin tidak sepenuhnya akurat
Gates menunjuk perancang papan ketik IBM, sedangkan Windows NT 3.1 meluncur 12 tahun setelah IBM PC. Microsoft sendiri sudah memasang tombol Windows di papan ketik lewat Natural Keyboard sejak 1994.
Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Sumber: https://infotekno.net/sejarah-ctrl-alt-del-bill-gates/