Lewati ke konten

Infotekno

Berita penting

SD-WAN dan SASE: Standar Baru Jaringan Korporat & Keamanan Cloud

4 menit baca
Ukuran teks 100%
Daftar isi

SASE: Menggabungkan Jaringan dan Keamanan Siber

Ketika kantor cabang dan karyawan (remote workers) terhubung langsung ke internet dan cloud, batas perimeter keamanan tradisional (seperti firewall kantor fisik) tidak lagi memadai. Hal ini melahirkan konsep SASE (diciptakan oleh Gartner), yang menggabungkan kapabilitas SD-WAN dengan layanan keamanan berbasis cloud dalam satu kerangka kerja terpadu.

Komponen utama dalam arsitektur SASE meliputi:

  • SD-WAN: Sebagai lapisan konektivitas jaringan yang cerdas dan fleksibel.

  • ZTNA (Zero Trust Network Access): Memastikan bahwa setiap pengguna dan perangkat harus diverifikasi identitas serta otorisasinya secara ketat sebelum diberikan akses ke aplikasi tertentu.

  • SWG (Secure Web Gateway): Melindungi pengguna dari ancaman malware dan konten berbahaya saat berselancar di web.

  • CASB (Cloud Access Security Broker): Mengawasi dan mengamankan penggunaan aplikasi SaaS korporat.

Dampak Implementasi bagi Bisnis

Implementasi SD-WAN dan SASE memberikan dampak transformatif bagi divisi IT perusahaan:

  • Efisiensi Biaya Signifikan: Mengurangi ketergantungan pada sirkuit MPLS yang mahal dan menggantinya dengan kombinasi koneksi internet berbiaya lebih rendah namun tetap handal.

  • Keamanan yang Konsisten: Menjaga kebijakan keamanan yang sama bagi seluruh karyawan, baik yang bekerja di kantor pusat, kantor cabang, maupun secara remote dari rumah.

  • Peningkatan Kinerja Aplikasi: Mengeliminasi hambatan latensi pada aplikasi bisnis kritikal yang berbasis cloud.

Kesimpulan

SD-WAN dan SASE menandai pergeseran paradigma dari pengelolaan jaringan keras (hardware-centric) menuju jaringan pintar berbasis perangkat lunak dan cloud. Bagi perusahaan dan organisasi modern, migrasi ke arsitektur ini bukan lagi sekadar pilihan alternatif, melainkan fondasi esensial untuk mendukung produktivitas digital yang aman, fleksibel, dan efisien.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah SD-WAN sepenuhnya menggantikan koneksi MPLS?

Tidak selalu. Banyak perusahaan menggunakan pendekatan hibrida (hybrid WAN), di mana SD-WAN menggabungkan jalur MPLS yang tersisa untuk aplikasi yang sangat sensitif terhadap latensi, sambil mengalihkan lalu lintas umum ke jalur internet broadband atau 5G yang lebih ekonomis.

Apa perbedaan utama antara SD-WAN konvensional dan SASE?

SD-WAN berfokus pada optimalisasi konektivitas dan perutean lalu lintas jaringan antar lokasi, sementara SASE memperluas fungsi tersebut dengan mengintegrasikan tumpukan keamanan siber berbasis cloud secara menyeluruh ke dalam jaringan yang sama.

Aaf Afiatna (Aura Pet) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati dan PT Arsyila Bintang Fortuna. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.

Sumber: https://infotekno.net/sd-wan-dan-sase-arsitektur-jaringan-korporat/

Berita terkait

Rekomendasi berita

Berita lainnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *