Galaxy AI Eksklusif S26 Kini Menjangkau 13 Perangkat Samsung lewat One UI 8.5
INFO TEKNO> Samsung secara resmi memperluas distribusi One UI 8.5 ke 13 perangkat smartphone dan tablet dalam ekosistem Galaxy, membawa fitur-fitur Galaxy AI yang sebelumnya menjadi keistimewaan eksklusif Galaxy S26 ke tangan lebih banyak pengguna secara bertahap.
One UI 8.5: Bukan Sekadar Pembaruan Tampilan
One UI 8.5 bukan sekadar perubahan visual. Samsung merancangnya sebagai paket menyeluruh yang memadukan transformasi desain dengan lompatan kemampuan kecerdasan buatan Galaxy AI secara simultan.
Dari sisi antarmuka, pembaruan ini mengadopsi efek blur transparan pada berbagai elemen UI, animasi pergerakan yang lebih halus, serta komponen floating yang memberikan kesan modern sekaligus premium. Secara keseluruhan, perubahan estetika ini membawa konsistensi visual yang lebih dekat dengan standar desain flagship masa kini.
Yang lebih substansial adalah bagaimana One UI 8.5 berfungsi sebagai jembatan demokratisasi teknologi AI. Fitur-fitur yang sebelumnya hanya bisa dinikmati pembeli Galaxy S26 kini didistribusikan ke perangkat generasi sebelumnya — termasuk seri S24 dan lini tablet Tab S10 yang masih aktif digunakan jutaan pengguna.
Call Screening with Bixby: Penyaring Panggilan Otomatis Berbasis AI
Salah satu inovasi paling fungsional dalam One UI 8.5 adalah Call Screening with Bixby.
Fitur ini memungkinkan perangkat merespons panggilan masuk dari nomor tak dikenal secara otomatis — sepenuhnya tanpa interaksi manual. Selama proses berlangsung, transkrip percakapan ditampilkan secara real-time di layar, memberi pengguna gambaran penuh tentang konteks dan tujuan panggilan sebelum memutuskan untuk menjawab atau tidak.
Tidak berhenti di situ. Sistem juga bekerja secara proaktif dalam mendeteksi dan memblokir panggilan berkarakter spam. Artinya, gangguan dari nomor-nomor tidak terpercaya dapat ditangani sepenuhnya oleh perangkat tanpa pengguna perlu turun tangan sama sekali.
Advanced Audio Eraser dan Photo Assist yang Lebih Cerdas
Di sektor multimedia, Samsung menghadirkan Advanced Audio Eraser dengan kemampuan reduksi noise yang lebih presisi. Teknologi ini bekerja menekan suara latar yang tidak diinginkan pada rekaman video maupun audio — dan tidak terbatas pada aplikasi bawaan saja. Kompatibilitasnya mencakup aplikasi pihak ketiga populer seperti Instagram, YouTube, dan Netflix, menjadikannya utilitas lintas platform yang jauh lebih relevan.
Photo Assist juga mendapat upgrade signifikan melalui suntikan generative AI. Pengguna kini bisa memindahkan objek dari satu foto ke foto lain dengan
Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.