INFO TEKNO> Seorang pembeli di Amazon mencurigai prosesor AMD Ryzen 9 9950X3D2 Dual Edition miliknya palsu. Unit itu tampaknya CPU Intel lawas yang menyamar sebagai produk AMD.
Pembeli tersebut membayar mahal untuk prosesor AMD Ryzen generasi baru. Yang datang justru kemungkinan CPU Intel lawas yang menyamar.
Kasus ini dialami seorang pembeli Amazon. Ia menemukan kejanggalan pada Ryzen 9 9950X3D2 Dual Edition miliknya.
Prosesor itu termasuk lini Ryzen generasi baru. Harganya mahal, sehingga kerugian pembeli ikut besar.
Jika dugaan ini benar, pembeli tidak menerima produk yang ia bayar. Ia membayar prosesor AMD, tetapi menerima CPU Intel lawas.
Kedua prosesor yang ia bandingkan sama-sama datang dalam kotak tersegel. Amazon menjual keduanya secara langsung.
Dua detail itu memperkuat kecurigaan pembeli. Kotak tersegel dan penjualan langsung oleh Amazon tidak mencegah munculnya kejanggalan tersebut.
Pembeli membeli kedua prosesor itu dari penjual yang sama. Penjual tersebut adalah Amazon.
Dengan penjual yang sama, kedua prosesor seharusnya memiliki bagian bawah yang serupa. Kenyataannya, susunan kontak dan komponennya berbeda.
Pembeli itu memiliki dua prosesor. Satu unit baru datang, sedangkan unit lain sudah lama ia miliki.
Kecurigaan muncul saat pembeli membandingkan prosesor barunya dengan unit yang sudah ia miliki. Ia memeriksa bagian bawah kedua prosesor.
Pembeli menemukan kejanggalan lewat perbandingan langsung. Unit yang sudah ia miliki menjadi acuan.
Bagian bawah keduanya punya susunan kontak dan komponen elektronik yang berbeda. Perbedaan itu menjadi dasar kecurigaan pembeli.
CPU yang ia curigai palsu justru menunjukkan ciri fisik yang menyerupai prosesor Intel. Ciri itu tidak cocok dengan unit AMD yang sudah ia miliki.
Dugaan sementara, pelaku melakukan delid pada prosesor Ryzen asli. Delid berarti melepas IHS, pelat penyebar panas pada permukaan prosesor.
Pelaku kemudian memasang IHS (Integrated Heat Spreader) itu ke CPU Intel lawas. Tujuannya agar CPU tersebut terlihat seperti produk AMD.
Delid pada prosesor asli menghasilkan IHS AMD. IHS itu lalu berpindah ke CPU Intel lawas.
Menurut dugaan itu, IHS pada CPU Intel tersebut berasal dari Ryzen asli. Tampak luar CPU Intel pun menyerupai produk AMD.
Bagian bawah prosesor tetap memperlihatkan susunan kontak yang berbeda. Itulah sebabnya pemeriksaan bagian bawah menjadi kunci dalam kasus ini.
Dugaan lain menyebut pelaku mencetak ulang tulisan pada permukaan prosesor. Pencetakan ulang itu menyamarkan identitas asli CPU.
Jika pelaku mencetak ulang tulisan itu, label di permukaan tidak bisa menjadi patokan. Pembeli perlu melihat ciri fisik lain.
Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.
Sumber: https://infotekno.net/ryzen-9-9950x3d2-dual-edition-amazon-diduga-cpu-intel-delid/