Update Teknologi Global: Apple Rilis iOS 26.3.1, OpenAI Perkenalkan GPT-5.4 hingga TikTok Alami Gangguan

Ringkasan berita teknologi: Apple merilis iOS 26.3.1, OpenAI meluncurkan GPT-5.4, Google memperingatkan aplikasi boros baterai Android, hingga gangguan TikTok di AS.

Apple merilis iOS 26.3.1 sebagai bagian dari rangkaian pembaruan sistem operasi terbaru untuk perangkat iPhone, iPad, dan Mac.
Apple merilis iOS 26.3.1 sebagai bagian dari rangkaian pembaruan sistem operasi terbaru untuk perangkat iPhone, iPad, dan Mac.

Beberapa layanan AI dengan tingkat penggunaan tertinggi antara lain:

  • ChatGPT – 66%
  • Gemini – 50%
  • Meta AI – 24%

Kemunculan Kiki Info dalam laporan tersebut menunjukkan bahwa platform AI lokal mulai mampu bersaing dengan layanan global dalam menarik pengguna.

Kerentanan Keamanan Gemini Ancam Privasi Pengguna

Celah Keamanan pada Integrasi Gemini

Di sisi lain, peneliti keamanan menemukan adanya kerentanan serius pada integrasi Google Gemini dalam browser Google Chrome.

Kerentanan tersebut memungkinkan pelaku kejahatan memanfaatkan AI untuk mengakses perangkat keras pengguna seperti mikrofon dan kamera.

Masalah keamanan ini diidentifikasi dengan kode CVE-2026-0628 dan dikategorikan memiliki tingkat keparahan tinggi.

Bagaimana Serangan Bisa Terjadi

Kerentanan ini ditemukan pada panel “Live in Chrome”, yaitu fitur yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan asisten AI Gemini di dalam browser.

Baca Juga  Kamera iPhone 18 Pro Dirumorkan Hadirkan Aperture Variabel, Industri Bersiap Berubah

Dalam kondisi normal, Gemini memiliki sejumlah izin sistem seperti:

  • Membaca konten layar
  • Mengambil tangkapan layar
  • Mengakses file lokal
  • Mengontrol mikrofon dan kamera

Hak akses ini dimaksudkan untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas secara otomatis.

Namun para peneliti menemukan bahwa ekstensi browser dengan izin rendah dapat memanfaatkan celah ini untuk mengambil alih kontrol Gemini.

Risiko Pengawasan dan Pencurian Data

Jika serangan berhasil dilakukan, ekstensi berbahaya dapat memanfaatkan kemampuan AI untuk melakukan berbagai tindakan seperti:

  • Mengambil tangkapan layar situs web HTTPS
  • Mengakses file di komputer pengguna
  • Mengaktifkan kamera dan mikrofon tanpa pemberitahuan

Situasi ini berpotensi memungkinkan pelaku kejahatan melakukan pengawasan terhadap pengguna atau mengumpulkan data pribadi tanpa sepengetahuan korban.

ASUS Perkenalkan Desktop Seri ASUS V501

Komputer Desktop untuk Rumah dan Bisnis

ASUS Vietnam juga mengumumkan peluncuran desktop seri ASUS V501, yang terdiri dari dua model:

  • ASUS V501MV (15L)
  • ASUS V501SV (8.6L)
Baca Juga  WordPress Hadirkan Fitur Agen AI Baru, Pengujian Plugin Kini Lebih Cepat dan Efisien

Perangkat ini dirancang untuk pengguna rumahan, kantor kecil, serta bisnis yang membutuhkan komputer desktop dengan performa stabil.

Spesifikasi dan Performa

Desktop seri V501 menggunakan prosesor Intel Core generasi terbaru mulai dari Core 3 hingga Core 7.

Konfigurasi tertinggi menggunakan prosesor Core 7 240H dengan:

  • 10 core
  • 16 thread
  • RAM hingga 16 GB

Perangkat ini juga mendukung peningkatan memori DDR5 hingga 64 GB.

Selain itu, desktop ini menyediakan dua slot SSD M.2 2280 serta ruang untuk HDD berukuran 3,5 inci.

TikTok di AS Mengalami Gangguan Akibat Masalah Oracle

Gangguan Infrastruktur Cloud

Platform media sosial TikTok dilaporkan mengalami gangguan layanan di Amerika Serikat pada 4 Maret.

Baca Juga  Pekerjaan yang Berpotensi Digantikan AI di Indonesia, Pandangan Ekonom

Gangguan tersebut menyebabkan beberapa kreator konten mengalami kesulitan mengunggah video serta mengakses layanan secara normal.

TikTok menyatakan bahwa masalah tersebut berasal dari gangguan pada pusat data milik Oracle.

Lokasi Gangguan Sistem

Halaman status sistem Oracle menunjukkan bahwa infrastruktur di Ashburn, Virginia mengalami gangguan layanan sejak malam hari.

Perusahaan menyatakan sedang melakukan langkah-langkah untuk menstabilkan sistem serta meminimalkan dampak terhadap pelanggan.

Gangguan Kedua Tahun Ini

Insiden ini merupakan gangguan kedua yang dialami TikTok di Amerika Serikat pada tahun yang sama.

Pada bulan Januari sebelumnya, platform tersebut juga mengalami gangguan besar akibat pemadaman listrik parah selama musim dingin.

Data dari layanan pemantauan Downdetector menunjukkan lonjakan laporan kesalahan dari pengguna sebelum akhirnya menurun seiring proses pemulihan sistem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *