Namun, fitur stabilisasi ini membutuhkan pencahayaan yang cukup sehingga kurang optimal digunakan di kondisi gelap.
Integrasi AI pada Galaxy S26 Ultra
Kombinasi Galaxy AI dan Gemini
Galaxy S26 Ultra menghadirkan integrasi berbagai sistem kecerdasan buatan yang bekerja secara bersamaan.
Beberapa AI yang tersedia antara lain:
- Galaxy AI milik Samsung
- Gemini dari Google
- Bixby
- integrasi layanan AI lain seperti Perplexity
Fitur AI ini hadir dalam berbagai aplikasi, termasuk galeri foto, kamera, dan sistem operasi.
Fitur Penghapus Audio
Salah satu fitur AI yang cukup menarik adalah Audio Eraser yang memungkinkan pengguna menghilangkan suara bising pada rekaman video.
Teknologi ini bekerja dengan menganalisis audio dalam video lalu memisahkan suara utama dari suara latar yang tidak diinginkan.
Hasilnya, percakapan atau suara utama dalam video menjadi lebih jelas.
Otomatisasi Tugas dengan Gemini
Fitur AI lain yang cukup menonjol adalah kemampuan Task Automation melalui Gemini.
Dengan fitur ini, pengguna dapat meminta AI melakukan tugas tertentu dalam aplikasi, seperti:
- memesan transportasi
- memesan makanan
- melakukan pencarian layanan tertentu
Gemini dapat mengoperasikan aplikasi seperti Uber atau layanan pesan makanan hingga tahap akhir pemesanan, sebelum pengguna mengonfirmasi transaksi.
Meski masih belum sempurna, fitur ini memberikan gambaran tentang masa depan interaksi pengguna dengan smartphone berbasis AI.
Kelebihan dan Kekurangan Galaxy S26 Ultra
Kelebihan
Beberapa keunggulan utama Galaxy S26 Ultra antara lain:
- fitur Privacy Display inovatif
- performa chipset sangat tinggi
- sistem kamera fleksibel
- baterai tahan lama
- integrasi AI yang luas
Kekurangan
Namun terdapat beberapa hal yang masih menjadi catatan, seperti:
- modul kamera membuat ponsel bergoyang saat diletakkan di meja
- tidak adanya magnet Qi2 bawaan
- keyboard bawaan Samsung masih kurang optimal
- fitur AI tertentu belum sepenuhnya konsisten
Opini Penulis – Aaf Afiatna
Menurut penulis Aaf Afiatna, Samsung Galaxy S26 Ultra menunjukkan arah baru dalam inovasi smartphone, terutama melalui pendekatan yang lebih fokus pada pengalaman pengguna sehari-hari.
Fitur Privacy Display menjadi contoh bagaimana inovasi sederhana namun relevan dapat memberikan dampak nyata dalam kehidupan digital modern, terutama di era ketika privasi data dan informasi pribadi menjadi perhatian utama.
Meski peningkatan dari generasi sebelumnya tidak sepenuhnya revolusioner, Galaxy S26 Ultra tetap memperlihatkan konsistensi Samsung dalam mempertahankan posisi di pasar smartphone premium.
Ke depan, tantangan terbesar bagi produsen smartphone bukan hanya meningkatkan spesifikasi perangkat keras, tetapi juga menciptakan teknologi yang benar-benar membantu pengguna dalam aktivitas sehari-hari, baik melalui privasi, kecerdasan buatan, maupun pengalaman penggunaan yang lebih intuitif.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.







