Info Tekno> Openclaw menjadi fenomena viral di dunia teknologi kecerdasan buatan setelah ramai diperbincangkan sepanjang akhir pekan oleh komunitas pengembang global. Proyek ini menarik perhatian karena menawarkan konsep agen AI pribadi yang berjalan langsung di perangkat pengguna dan mampu melakukan berbagai tugas administratif secara otomatis, mulai dari mengelola pesan hingga berinteraksi dengan banyak platform komunikasi.
Namun, di balik popularitas dan antusiasme tersebut, Openclaw juga memicu perdebatan serius terkait keamanan, privasi, dan kesiapan arsitektur agen AI otonom untuk digunakan secara luas oleh publik.
Dari Clawdbot hingga Openclaw: Awal Mula Fenomena
Perubahan Nama yang Menarik Perhatian
Sebelum dikenal sebagai Openclaw, proyek ini sempat menggunakan nama Clawdbot. Namun, menurut pengakuan pemilik proyek, nama tersebut harus diganti menjadi Moltbot setelah adanya surat peringatan hukum dari Anthropic. Tidak berhenti di sana, proyek ini akhirnya kembali berganti nama menjadi Openclaw, nama yang kemudian melejit dan dikenal luas.
Perjalanan perubahan identitas ini justru menambah daya tarik publik, sekaligus memperkuat narasi bahwa Openclaw merupakan proyek eksperimental yang berkembang sangat cepat.
Apa Itu Openclaw?
Secara sederhana, Openclaw adalah AI pribadi yang berjalan di perangkat pengguna dan bertindak sebagai asisten administratif digital. Berbeda dengan chatbot berbasis cloud semata, Openclaw dapat:
- Berjalan secara lokal di perangkat
- Terhubung ke berbagai antarmuka seperti WhatsApp, Telegram, Slack, dan lainnya
- Melakukan tugas otomatis atas nama pengguna
- Menyimpan konteks dan riwayat interaksi
Kemampuan ini membuat Openclaw terasa seperti “asisten pribadi digital sejati” yang selalu aktif dan siap bertindak.
Popularitas Meledak dan Dampak Nyata di Dunia Nyata
Semua Orang Ingin Punya Agen AI Sendiri
Popularitas Openclaw berkembang begitu cepat hingga hampir semua kalangan, baik teknis maupun non-teknis, mulai mencoba membangun bot mereka sendiri. Fenomena ini bahkan menimbulkan efek samping yang tidak terduga, seperti melonjaknya harga jual kembali Mac mini, karena perangkat tersebut banyak digunakan sebagai mesin khusus untuk menjalankan Openclaw.







