Optimasi lebih lanjut masih diperlukan agar Linux dapat memanfaatkan seluruh kemampuan grafis dari PS5.
Sistem Masih dalam Tahap Eksperimen
Proyek menjalankan Linux di PS5 saat ini masih berada pada tahap eksperimen dan penelitian.
Komunitas modding dan peneliti keamanan terus melakukan pengujian untuk meningkatkan kompatibilitas sistem dengan perangkat keras konsol.
Potensi Konsol Masa Depan
Eksperimen yang dilakukan oleh Nguyen juga membuka diskusi mengenai masa depan perangkat konsol game.
Arsitektur x86 yang Mirip PC
PS5 menggunakan arsitektur x86, yang juga digunakan oleh sebagian besar komputer modern.
Karena kesamaan arsitektur tersebut, secara teknis perangkat keras konsol sebenarnya tidak jauh berbeda dengan PC.
Perbedaan utama terletak pada sistem operasi dan kontrol perangkat lunak yang diterapkan oleh produsen.
Konsep Mirip Steam Machine
Eksperimen ini juga mengingatkan pada konsep Steam Machine, yaitu perangkat gaming berbasis PC yang dirancang khusus untuk bermain game melalui platform Steam.
Jika perangkat keras konsol dapat menjalankan sistem operasi terbuka seperti Linux, maka secara teoritis perangkat tersebut dapat berfungsi seperti komputer gaming.
Namun dalam praktiknya, produsen konsol biasanya membatasi akses sistem demi menjaga keamanan dan integritas ekosistem perangkat mereka.
Komunitas Modding Terus Bereksperimen
Keberhasilan menjalankan Linux di PS5 menunjukkan bahwa komunitas modding terus mencari cara untuk mengeksplorasi kemampuan perangkat keras modern.
Eksperimen semacam ini tidak hanya menunjukkan potensi teknis dari sebuah perangkat, tetapi juga membantu para peneliti memahami bagaimana sistem keamanan bekerja.
Meskipun demikian, modifikasi konsol seperti ini biasanya dilakukan untuk tujuan penelitian atau eksperimen teknis dan bukan penggunaan umum.







