Berita  

Mengenal VLEO, Orbit Super Rendah yang Membuat Internet Satelit Makin Cepat

VLEO atau Very Low Earth Orbit menjadi orbit baru satelit internet dengan latensi rendah, efisiensi tinggi, dan tantangan teknis unik.

Mengenal VLEO, Orbit Super Rendah yang Membuat Internet Satelit Makin Cepat
Mengenal VLEO, Orbit Super Rendah yang Membuat Internet Satelit Makin Cepat

Dalam konteks inilah, VLEO mulai dilirik sebagai alternatif strategis. Dengan menurunkan ketinggian orbit, perusahaan dapat mengurangi beban kepadatan di LEO sekaligus membuka peluang performa yang lebih tinggi. Meski secara teknis lebih menantang, VLEO menawarkan sejumlah keunggulan yang sulit diabaikan.

Keunggulan Utama VLEO Dibanding Orbit Lain

Latensi Jauh Lebih Rendah

Keunggulan paling menonjol dari VLEO adalah latensi yang sangat rendah. Semakin dekat posisi satelit ke Bumi, semakin singkat jarak yang ditempuh sinyal data. Hal ini membuat koneksi internet menjadi lebih responsif, mendekati pengalaman jaringan berbasis serat optik.

Kondisi ini sangat krusial untuk berbagai layanan modern, seperti panggilan video real-time, game online kompetitif, layanan cloud, hingga aplikasi berbasis AI yang membutuhkan respons instan.

Baca Juga  Gangguan Cloudflare Kembali Heboh! Fitur Baru AI Picu Krisis Global dan Kejutkan Pengguna

Pengamatan Bumi dengan Resolusi Tinggi

Selain untuk internet, VLEO juga menawarkan keunggulan besar dalam observasi Bumi. Satelit di orbit super rendah mampu menghasilkan citra beresolusi tinggi dengan detail yang lebih tajam. Teknologi ini sangat bermanfaat untuk pemantauan cuaca, pertanian presisi, perubahan iklim, hingga penanganan bencana alam.

Efisiensi Daya Transmisi

Karena jaraknya yang dekat, satelit VLEO tidak perlu memancarkan sinyal sekuat satelit di orbit yang lebih tinggi. Ini berarti konsumsi energi bisa ditekan, yang pada akhirnya berdampak pada efisiensi operasional dan desain perangkat yang lebih ringkas.

Starlink dan Minat terhadap Orbit Super Rendah

Starlink menjadi salah satu contoh paling nyata dari tren menuju orbit yang lebih rendah. Meski saat ini sebagian besar satelit Starlink masih berada di LEO, SpaceX dikabarkan tertarik untuk menurunkan ketinggian operasionalnya mendekati wilayah VLEO.

Baca Juga  Lonjakan Kebutuhan AI Tekan Rantai Pasokan Chip Apple

Tujuan utamanya jelas, yakni menekan latensi hingga batas minimum dan meningkatkan kualitas koneksi, terutama untuk wilayah terpencil dan sulit dijangkau infrastruktur kabel. Dengan orbit yang lebih rendah, waktu tempuh sinyal dari satelit ke pengguna di Bumi bisa semakin singkat, sehingga pengalaman internet satelit semakin kompetitif dibandingkan jaringan darat.

Tantangan Teknis yang Tidak Bisa Diabaikan

Meski menawarkan banyak keunggulan, VLEO juga menghadirkan tantangan teknis yang signifikan. Pada ketinggian tersebut, atmosfer Bumi belum sepenuhnya hilang. Gesekan udara (atmospheric drag) dapat memperlambat satelit dan menyebabkan penurunan orbit secara bertahap.

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *