Perusahaan teknologi raksasa IBM kembali menegaskan kepemimpinannya dalam perlombaan komputasi kuantum. Pada Rabu, 12 November, IBM mengumumkan pengembangan chip komputasi kuantum eksperimental baru bernama “Loon”, sebuah pencapaian signifikan yang mempercepat upaya mereka untuk mewujudkan komputer kuantum yang benar-benar berguna sebelum akhir dekade ini—yaitu pada tahun 2029.
Kami akan menggunakan keahlian (Expertise) dalam teknologi mutakhir untuk membedah inovasi yang diusung oleh chip “Loon” dan strategi IBM dalam mengatasi tantangan terbesar komputasi kuantum: koreksi kesalahan kuantum.
I. Tantangan Abadi: Mengatasi Kesalahan Kuantum
Komputer kuantum diyakini memiliki potensi untuk memecahkan masalah yang membutuhkan waktu ribuan tahun bagi komputer klasik untuk menyelesaikannya. Namun, sifat fundamental mekanika kuantum yang tidak pasti, di mana elemen dasar chip kuantum (qubit) sangat rentan terhadap gangguan, menyebabkan tingkat kesalahan yang tinggi.
Inovasi Koreksi Kesalahan IBM
Mengatasi error ini adalah fokus utama, yang juga dikejar oleh raksasa teknologi lain seperti Google dan Amazon. Pada tahun 2021, IBM memperkenalkan pendekatan hybrid baru untuk koreksi kesalahan kuantum:
- Mengadaptasi algoritma yang awalnya digunakan untuk meningkatkan sinyal ponsel.
- Menerapkannya pada sistem yang memadukan chip kuantum dan chip komputasi klasik.
Chip Loon: Mewujudkan Koreksi Kesalahan Fisik
Menurut Mark Horvath, Wakil Presiden dan Analis di firma riset Gartner, implementasi ini menantang. Desain chip IBM menjadi lebih kompleks karena harus memuat tidak hanya qubit dasar, tetapi juga koneksi kuantum baru antar qubit yang mendukung algoritma koreksi kesalahan tersebut.
“Ini ide yang sangat cerdas,” ujar Horvath, “Sekarang mereka benar-benar mulai menerapkannya dalam chip, dan itu sangat menarik.”
Chip “Loon” mewakili realisasi fisik dari rancangan hybrid ini. Jay Gambetta, Direktur Riset dan salah satu ilmuwan senior IBM, menyatakan bahwa kunci keberhasilan manufaktur chip yang kompleks ini adalah pemanfaatan Albany NanoTech Complex di New York—fasilitas yang dilengkapi dengan peralatan pembuat chip tercanggih di dunia.
II. Peta Jalan IBM: Dari Nighthawk menuju Keunggulan Kuantum
Selain “Loon” yang masih dalam tahap eksperimental (dan belum diungkap kapan akan dibuka untuk pengujian pihak luar), IBM juga mengumumkan chip penting lainnya sebagai bagian dari peta jalan mereka menuju komputasi kuantum yang berguna.
Fokus pada Nighthawk
IBM menjadwalkan chip bernama “Nighthawk” untuk tersedia pada akhir tahun ini. Perusahaan ini yakin bahwa Nighthawk akan mampu mengungguli komputer klasik dalam beberapa tugas tertentu pada akhir tahun
Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.