Pendekatan ini berbeda dari arsitektur sebelumnya yang menggunakan modul konektivitas eksternal. Dengan integrasi langsung, bandwidth yang dapat ditransmisikan antar komponen komputasi meningkat secara signifikan, sekaligus mengurangi latensi komunikasi antar perangkat.
Integrasi tersebut juga memungkinkan kepadatan bandwidth yang jauh lebih tinggi dalam ruang fisik yang lebih kecil, sehingga sangat cocok untuk pusat data AI yang memerlukan efisiensi ruang dan energi.
Penggunaan Teknologi NRZ dan WDM
Spesifikasi OCI juga menggabungkan dua teknologi komunikasi data utama, yaitu Non-Return to Zero (NRZ) dan Wavelength Division Multiplexing (WDM).
NRZ digunakan untuk modulasi sinyal digital yang efisien, sementara WDM memungkinkan beberapa sinyal data dikirim melalui satu serat optik dengan menggunakan panjang gelombang cahaya yang berbeda.
Kombinasi kedua teknologi ini memungkinkan peningkatan kapasitas transmisi data secara signifikan tanpa memerlukan peningkatan jumlah kabel fisik.
Efisiensi Energi sebagai Target Utama
Selain peningkatan bandwidth, konsorsium OCI juga menargetkan efisiensi energi yang agresif. Sistem interkoneksi optik ini dirancang untuk mencapai konsumsi daya yang setara dengan kabel tembaga, namun dengan jangkauan dan kapasitas transmisi data yang jauh lebih besar.
Pendekatan tersebut dianggap penting karena pusat data AI modern dapat mengonsumsi energi dalam jumlah sangat besar, sehingga efisiensi daya menjadi salah satu faktor utama dalam desain infrastruktur komputasi masa depan.
Ekosistem Terbuka untuk Industri Teknologi
Standar Terbuka untuk Interoperabilitas
Salah satu prinsip utama dari OCI Multi-Source Agreement adalah sifatnya yang terbuka. Spesifikasi yang dikembangkan tidak dimiliki oleh satu perusahaan tertentu, melainkan dapat digunakan oleh berbagai vendor perangkat keras.
Dengan adanya standar terbuka ini, perusahaan teknologi tidak lagi terikat pada satu pemasok komponen tertentu. Hal tersebut memungkinkan terciptanya ekosistem perangkat keras yang lebih fleksibel dan kompetitif.
Perusahaan hyperscaler seperti Microsoft dan Meta, misalnya, dapat mengintegrasikan berbagai unit prosesor atau XPU dari vendor berbeda tanpa mengalami hambatan kompatibilitas.
Konsep Plug-and-Play di Infrastruktur AI
Standar OCI juga dirancang untuk mendukung interoperabilitas antar perangkat melalui konsep plug-and-play. Dengan pendekatan ini, berbagai komponen sistem seperti prosesor AI, switch jaringan, dan modul optik dapat dipasang dan digunakan secara langsung tanpa proses integrasi kompleks.
Model ini dinilai mampu mempercepat siklus pengembangan infrastruktur AI sekaligus mengurangi risiko teknis dalam pembangunan pusat data skala besar.
Selain itu, standar terbuka juga membantu menciptakan rantai pasok yang lebih sehat di industri teknologi, karena banyak perusahaan dapat berpartisipasi dalam pengembangan dan produksi perangkat keras yang kompatibel.
Roadmap Teknologi hingga 3.2 Terabit per Detik
Tahap Awal: 200Gbps hingga 800Gbps
Dalam roadmap teknis yang diumumkan oleh konsorsium, generasi awal teknologi OCI akan dimulai dengan kapasitas transmisi sekitar 200 gigabit per detik (Gbps) per arah.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.







