Raksasa Teknologi Bentuk Konsorsium Optical Scale-up untuk Gantikan Kabel Tembaga di Infrastruktur AI

Konsorsium Optical Scale-up yang melibatkan NVIDIA, AMD, Microsoft, Meta, Broadcom, dan OpenAI meluncurkan standar interkoneksi optik baru untuk menggantikan kabel tembaga pada infrastruktur AI masa depan.

Konsorsium Optical Scale-up menjadi sorotan industri teknologi global setelah enam perusahaan besar—AMD, Broadcom, Meta, Microsoft, NVIDIA, dan OpenAI
Konsorsium Optical Scale-up menjadi sorotan industri teknologi global setelah enam perusahaan besar—AMD, Broadcom, Meta, Microsoft, NVIDIA, dan OpenAI

Pendekatan ini berbeda dari arsitektur sebelumnya yang menggunakan modul konektivitas eksternal. Dengan integrasi langsung, bandwidth yang dapat ditransmisikan antar komponen komputasi meningkat secara signifikan, sekaligus mengurangi latensi komunikasi antar perangkat.

Integrasi tersebut juga memungkinkan kepadatan bandwidth yang jauh lebih tinggi dalam ruang fisik yang lebih kecil, sehingga sangat cocok untuk pusat data AI yang memerlukan efisiensi ruang dan energi.

Penggunaan Teknologi NRZ dan WDM

Spesifikasi OCI juga menggabungkan dua teknologi komunikasi data utama, yaitu Non-Return to Zero (NRZ) dan Wavelength Division Multiplexing (WDM).

NRZ digunakan untuk modulasi sinyal digital yang efisien, sementara WDM memungkinkan beberapa sinyal data dikirim melalui satu serat optik dengan menggunakan panjang gelombang cahaya yang berbeda.

Kombinasi kedua teknologi ini memungkinkan peningkatan kapasitas transmisi data secara signifikan tanpa memerlukan peningkatan jumlah kabel fisik.

Baca Juga  Gangguan Microsoft Azure Global Picu Kekacauan Digital: Fakta Mengejutkan di Balik Error 500

Efisiensi Energi sebagai Target Utama

Selain peningkatan bandwidth, konsorsium OCI juga menargetkan efisiensi energi yang agresif. Sistem interkoneksi optik ini dirancang untuk mencapai konsumsi daya yang setara dengan kabel tembaga, namun dengan jangkauan dan kapasitas transmisi data yang jauh lebih besar.

Pendekatan tersebut dianggap penting karena pusat data AI modern dapat mengonsumsi energi dalam jumlah sangat besar, sehingga efisiensi daya menjadi salah satu faktor utama dalam desain infrastruktur komputasi masa depan.

Ekosistem Terbuka untuk Industri Teknologi

Standar Terbuka untuk Interoperabilitas

Salah satu prinsip utama dari OCI Multi-Source Agreement adalah sifatnya yang terbuka. Spesifikasi yang dikembangkan tidak dimiliki oleh satu perusahaan tertentu, melainkan dapat digunakan oleh berbagai vendor perangkat keras.

Dengan adanya standar terbuka ini, perusahaan teknologi tidak lagi terikat pada satu pemasok komponen tertentu. Hal tersebut memungkinkan terciptanya ekosistem perangkat keras yang lebih fleksibel dan kompetitif.

Baca Juga  Nvidia Luncurkan Rubin: Revolusi AI yang Ubah Arah Industri dan Penambang Bitcoin

Perusahaan hyperscaler seperti Microsoft dan Meta, misalnya, dapat mengintegrasikan berbagai unit prosesor atau XPU dari vendor berbeda tanpa mengalami hambatan kompatibilitas.

Konsep Plug-and-Play di Infrastruktur AI

Standar OCI juga dirancang untuk mendukung interoperabilitas antar perangkat melalui konsep plug-and-play. Dengan pendekatan ini, berbagai komponen sistem seperti prosesor AI, switch jaringan, dan modul optik dapat dipasang dan digunakan secara langsung tanpa proses integrasi kompleks.

Model ini dinilai mampu mempercepat siklus pengembangan infrastruktur AI sekaligus mengurangi risiko teknis dalam pembangunan pusat data skala besar.

Selain itu, standar terbuka juga membantu menciptakan rantai pasok yang lebih sehat di industri teknologi, karena banyak perusahaan dapat berpartisipasi dalam pengembangan dan produksi perangkat keras yang kompatibel.

Baca Juga  Xiaomi Peringatkan Pengguna Redmi Note 13 Pro dan Poco M6 Pro soal Risiko Update Android 16

Roadmap Teknologi hingga 3.2 Terabit per Detik

Tahap Awal: 200Gbps hingga 800Gbps

Dalam roadmap teknis yang diumumkan oleh konsorsium, generasi awal teknologi OCI akan dimulai dengan kapasitas transmisi sekitar 200 gigabit per detik (Gbps) per arah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *