Kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga jual perangkat elektronik secara luas, termasuk smartphone di semua segmen.
Segmen murah paling terdampak
Associate Market Analyst Devices Research IDC Indonesia, Vanessa Aurelia, menyebut bahwa kenaikan harga produk elektronik sudah mulai terlihat sejak awal 2026. Menurutnya, segmen smartphone murah akan menjadi yang paling terdampak karena margin keuntungan vendor di kelas ini sangat tipis.
“Karena itu, kenaikan harga akan lebih terlihat di segmen ini,” ujar Vanessa kepada CNBC Indonesia.
Vendor di segmen menengah dan premium masih memiliki ruang untuk melakukan penyesuaian spesifikasi atau strategi bundling, meski sebagian kenaikan biaya tetap akan diteruskan ke konsumen.
Konsumen diminta bersiap hadapi harga HP yang lebih mahal
Penyesuaian harga mulai dilakukan vendor
Vanessa memperkirakan dampak kenaikan harga akan langsung dirasakan konsumen ketika penyesuaian resmi diberlakukan. Artinya, calon pembeli perlu menyiapkan anggaran lebih besar untuk mendapatkan perangkat dengan spesifikasi yang sama dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski ada harapan kondisi membaik pada semester II 2026, harga diperkirakan tetap berada di level tinggi hingga awal 2027.
Vendor mulai buka suara soal kenaikan harga
vivo Indonesia akui ada penyesuaian
PR Manager vivo Indonesia, Alexa Tiara, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan penyesuaian harga pada beberapa produk. Langkah ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk biaya komponen.
“Beberapa produk vivo akan ada penyesuaian harga yang merupakan hasil dari pertimbangan menyeluruh terhadap berbagai faktor,” ujarnya.
Kebijakan ini tidak diterapkan secara merata dan disesuaikan dengan struktur biaya serta segmentasi masing-masing seri.
Asus juga lakukan langkah serupa
Langkah penyesuaian harga juga dilakukan ASUS Indonesia mulai kuartal I-2026. Head of PR and Digital Marketing ASUS Indonesia, Brama Setyadi, menyatakan bahwa dinamika rantai pasok global menjadi alasan utama.
“Penyesuaian harga dilakukan untuk menjaga keberlanjutan pasokan serta kualitas produk,” jelasnya.
Berbeda dengan vivo, penyesuaian harga ASUS dilakukan secara merata di seluruh segmen laptop, sehingga dampaknya dirasakan secara menyeluruh.
Kesimpulan: peta kekuatan HP global sedang berubah
Kemunculan Honor sebagai HP China dengan pertumbuhan tercepat menunjukkan bahwa dominasi Apple dan Samsung tidak lagi sepenuhnya aman. Meski kedua raksasa tersebut masih memimpin pasar, tekanan dari pemain baru yang agresif dan adaptif semakin nyata.
Di sisi lain, tantangan industri pada 2026—mulai dari krisis komponen hingga kenaikan harga—akan menjadi ujian berat bagi seluruh vendor dan konsumen. Dalam kondisi ini, merek yang mampu menjaga keseimbangan antara inovasi, efisiensi biaya, dan strategi pasar berpeluang menjadi pemenang baru dalam persaingan smartphone global.







