Harga Sewa GPU Nvidia H100 Naik 40%, Pasokan Habis 2026

Harga sewa GPU Nvidia H100 melonjak 40% dari $1,70 ke $2,35/jam sejak Oktober 2025. Permintaan AI agentic dan kelangkaan Blackwell kuras pasokan cloud global.

Biaya sewa GPU Nvidia H100 melonjak hampir 40% dalam lima bulan terakhir, membalikkan ekspektasi penurunan harga yang selama ini dipegang pelaku industri cloud
Biaya sewa GPU Nvidia H100 melonjak hampir 40% dalam lima bulan terakhir, membalikkan ekspektasi penurunan harga yang selama ini dipegang pelaku industri cloud

Dampak berantainya langsung terasa. Penerapan infrastruktur baru tertunda, pasokan sewa yang tersedia semakin menipis.

Kontrak Lama yang Mengikat Pasokan

Kesepakatan yang ditandatangani beberapa tahun lalu kini menjadi penghalang pasokan. Penyewa dengan kontrak harga lama enggan melepaskan kapasitas — bahkan ketika harga pasar spot jauh lebih menggiurkan. Kondisi ini menciptakan efek sumbat yang memperparah ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Proyeksi Nvidia dan Implikasi Pasar

Pemulihan harga sewa ini datang di tengah proyeksi ambisius dari Nvidia sendiri. Pada GTC 2026 bulan Maret, CEO Jensen Huang memproyeksikan total pesanan senilai $1 triliun untuk arsitektur chip Blackwell dan generasi berikutnya Vera Rubin hingga 2027 — naik dari $500 miliar tahun sebelumnya.

Baca Juga  Harga RTX 5090 Melonjak Tajam, Dampak Booming AI Kian Menekan Industri PC Gaming

Bertahannya permintaan untuk H100 yang lebih lama memperkuat argumentasi bahwa sistem yang lebih baru dan lebih canggih akan mendapatkan premi substansial di pasar.

SemiAnalysis menyimpulkan bahwa harga sewa GPU “lebih mungkin terus naik daripada turun.” Dinamika ini bersifat self-reinforcing: ketika penyedia melihat pasokan mengencang, mereka bergerak lebih agresif mengamankan hardware sebelum kenaikan harga berikutnya — yang pada gilirannya justru semakin mengencangkan pasokan itu sendiri.

Pasar Saham Belum Bereaksi

Menariknya, sentimen pasar publik belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan lingkungan harga ini. Saham penyedia GPU cloud seperti CoreWeave dan Nebius masih diperdagangkan mendekati ujung bawah dari rentang terakhir mereka, meski kondisi harga sewa membaik signifikan.

Disclaimer: Artikel ini disusun semata untuk tujuan informasi dan pelaporan jurnalistik. Informasi harga, proyeksi pendapatan, dan data pasar yang disajikan bersumber dari laporan SemiAnalysis dan pernyataan publik perusahaan terkait. Konten ini bukan merupakan saran investasi, rekomendasi pembelian atau penjualan saham, atau panduan keuangan dalam bentuk apapun. Konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *