Google Flow Perbarui AI Studio dengan Nano Banana dan Veo 3.1, Kreator Kini Bisa Buat Cerita Visual Terpadu

Google Flow memperbarui AI Studio dengan Nano Banana dan Veo 3.1, menghadirkan grid aset terpadu, pembuatan gambar gratis, serta pengeditan video fleksibel dalam satu platform.

Cara membuat cerita visual di AI Studio Google Flow yang telah diperbarui dengan Nano Banana kini menjadi lebih sederhana
Cara membuat cerita visual di AI Studio Google Flow yang telah diperbarui dengan Nano Banana kini menjadi lebih sederhana

ImageFX dan Whisk sebelumnya digunakan sebagai alat generatif terpisah. Dengan integrasi ini, gambar dan video yang pernah dibuat di platform tersebut akan otomatis dipindahkan ke grid aset Google Flow.

Langkah ini memungkinkan pengguna:

  • Menghindari duplikasi pekerjaan
  • Mengelola seluruh eksperimen visual dalam satu sistem
  • Mengembangkan ide lama tanpa memulai dari nol

Konsolidasi ini menjadi bagian penting dari strategi Google dalam menciptakan lingkungan kerja kreatif yang terpadu.

Bagaimana Menghasilkan Gambar dengan Nano Banana?

Nano Banana Terintegrasi Langsung di Flow

Nano Banana kini menjadi bagian inti dari Google Flow. Alat ini digunakan untuk menghasilkan gambar berbasis perintah teks (prompt) dan tersedia secara gratis.

Baca Juga  Sergey Brin Akui Google Glass Gagal, Terlalu Percaya Diri Merasa Selevel Steve Jobs

Langkah-langkah membuat gambar di Nano Banana:

  1. Klik alat gambar dalam proyek.
  2. Masukkan perintah teks, misalnya “pemandangan kota futuristik saat senja”.
  3. Tekan tombol hasilkan.
  4. Sempurnakan hasil dengan menyesuaikan gaya atau detail.
  5. Simpan gambar langsung ke grid aset.

Gambar yang dihasilkan berfungsi sebagai bahan dasar untuk proyek lanjutan, termasuk animasi video.

Sebagai contoh, pengguna dapat membuat prompt seperti “interior kafe nyaman”, menghasilkan beberapa variasi, lalu memilih satu gambar sebagai fondasi adegan video.

Bagaimana Mengubah Gambar Menjadi Video dengan Veo 3.1?

Animasi Presisi Tinggi Berbasis Gambar

Veo 3.1 merupakan model generatif video yang kini terintegrasi dalam Google Flow. Dengan pendekatan dua langkah, pengguna dapat mengubah gambar statis menjadi video animasi.

Baca Juga  WiFi Sensing Ubah Router Jadi Sensor Gerak Tanpa Kamera dan Perangkat Tambahan

Prosesnya meliputi:

  1. Memilih gambar dari Nano Banana di grid aset.
  2. Mengunggahnya sebagai bahan video.
  3. Memberikan perintah tambahan, seperti “Animasi kafe dengan orang-orang yang sedang mengobrol.”
  4. Menghasilkan klip video secara otomatis.

Metode ini mengurangi kebutuhan prompt panjang yang kompleks karena gambar awal sudah menjadi referensi visual yang jelas. Hasilnya, video yang dihasilkan memiliki presisi lebih tinggi terhadap konsep awal.

Fitur Pengeditan Video yang Lebih Fleksibel

Kontrol Timeline dan Gaya Kamera

Setelah video dihasilkan, pengguna dapat menyempurnakannya melalui fitur pengeditan yang diperluas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *