Transformasi Distribusi Media Digital di Belanda 2026: IPTV Kian Dominan

Evolusi distribusi media digital di Belanda 2026 menunjukkan IPTV ungguli TV kabel lewat fiber, H.265, dan CDN lokal.

Menganalisis evolusi distribusi media digital di Belanda pada tahun 2026 memperlihatkan perubahan struktural yang signifikan dalam cara masyarakat mengakses konten televisi dan hiburan.
Menganalisis evolusi distribusi media digital di Belanda pada tahun 2026 memperlihatkan perubahan struktural yang signifikan dalam cara masyarakat mengakses konten televisi dan hiburan.

Jika sebelumnya televisi kabel dan DSL mendominasi rumah tangga, kini distribusi berbasis IP telah menjadi tulang punggung utama. Perubahan ini didorong oleh kesiapan infrastruktur fiber optik, kematangan standar kompresi video, serta meningkatnya tuntutan konsumen terhadap kualitas visual, fleksibilitas perangkat, dan efisiensi biaya.

Pergeseran Infrastruktur Penyiaran: Dari Koaksial ke Fiber Berbasis IP

Dominasi lama jaringan kabel dan DSL

Selama puluhan tahun, lanskap televisi Belanda sangat ditentukan oleh infrastruktur fisik. Jaringan Hybrid Fiber Coaxial (HFC) milik Ziggo dan jaringan DSL berbasis tembaga dari KPN menjadi tulang punggung distribusi siaran televisi nasional. Model ini mengandalkan penyiaran linier, di mana semua saluran “didorong” secara bersamaan ke rumah pelanggan, terlepas dari apakah saluran tersebut ditonton atau tidak.

Baca Juga  WhatsApp Rilis Fitur Baru, Permudah Pengguna Kelola dan Ekspresikan Diri di Grup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *