Beberapa pasien bahkan dilaporkan mampu:
- mengendalikan tangan robotik
- mengoperasikan kursi roda pintar
- menggerakkan perangkat digital menggunakan sinyal otak
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa teknologi BCI memiliki potensi besar dalam membantu rehabilitasi pasien dengan gangguan neurologis.
Potensi Revolusi di Dunia Medis
Para peneliti menyebut teknologi ini berpotensi merevolusi metode pengobatan bagi pasien yang mengalami kerusakan saraf.
Dengan teknologi BCI, komunikasi antara otak dan perangkat medis dapat membantu pasien memperoleh kembali sebagian fungsi tubuh yang sebelumnya hilang.
Integrasi Teknologi BCI ke Sistem Kesehatan China
Selain pengembangan teknologi di laboratorium, pemerintah China juga mulai mengintegrasikan teknologi BCI ke dalam sistem kesehatan nasional.
Terapi BCI Mulai Masuk Asuransi Kesehatan
Beberapa terapi berbasis BCI bahkan telah dimasukkan ke dalam asuransi kesehatan nasional di sejumlah provinsi percontohan di China.
Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada penelitian, tetapi juga pada implementasi teknologi tersebut dalam layanan kesehatan masyarakat.
Dengan dukungan sistem kesehatan nasional, teknologi BCI memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan menjangkau pasien yang membutuhkan.
Nilai Pasar Teknologi BCI Diprediksi Terus Meningkat
Perkembangan teknologi BCI juga membuka peluang ekonomi yang cukup besar.
Proyeksi Pasar Hingga 2027
Nilai pasar teknologi brain-computer interface di China diperkirakan mencapai sekitar 5,58 miliar yuan atau setara dengan sekitar US$809 juta pada tahun 2027.
Pertumbuhan pasar ini didorong oleh beberapa faktor utama, antara lain:
- meningkatnya kebutuhan teknologi medis
- dukungan kebijakan pemerintah
- perkembangan teknologi kecerdasan buatan
- meningkatnya investasi di sektor neuroteknologi
Pertumbuhan ini membuat China semakin serius dalam mengembangkan ekosistem industri BCI.
Keunggulan China dalam Pengembangan Teknologi Chip Otak
Menurut Yao Dezhong, China memiliki sejumlah keunggulan yang dapat mempercepat pengembangan teknologi BCI.
Beberapa faktor yang menjadi keunggulan tersebut antara lain:
Populasi Besar dan Kebutuhan Pasien Tinggi
Dengan populasi yang sangat besar, China memiliki jumlah pasien dengan gangguan neurologis yang cukup tinggi.
Hal ini memberikan peluang lebih besar untuk melakukan penelitian klinis dan pengembangan teknologi medis.
Rantai Industri yang Efisien
China juga memiliki rantai industri teknologi yang sangat kuat, mulai dari produksi komponen elektronik hingga pengembangan perangkat lunak.
Ekosistem industri yang lengkap ini mempermudah proses pengembangan dan produksi teknologi baru.
Sumber Daya Talenta Sains dan Teknologi
Selain itu, China memiliki jumlah ilmuwan dan insinyur yang besar di bidang sains dan teknologi.
Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, dan pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK). Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.