ByteDance Siapkan Produksi 100.000 Chip AI Internal, Tantang Dominasi Nvidia di Tengah Tekanan Ekspor AS

ByteDance berencana memproduksi 100.000 chip AI internal bernama SeedChip pada 2026 dan bernegosiasi dengan Samsung untuk manufaktur serta pasokan memori HBM di tengah tekanan pembatasan ekspor AS.

ByteDance produksi 100.000 chip AI internal menjadi langkah strategis terbaru perusahaan induk TikTok tersebut untuk memperkuat infrastruktur kecerdasan buatan (AI) mereka
ByteDance produksi 100.000 chip AI internal menjadi langkah strategis terbaru perusahaan induk TikTok tersebut untuk memperkuat infrastruktur kecerdasan buatan (AI) mereka

Keunggulan Samsung terletak pada kemampuannya menyediakan solusi terpadu, yakni manufaktur semikonduktor sekaligus produksi memori. Hal ini memberi nilai tambah dalam negosiasi dibandingkan pesaing lain yang hanya menyediakan satu komponen dalam rantai produksi.

Respons Perusahaan

ByteDance menyebut laporan terkait proyek chip internalnya sebagai “tidak akurat” tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Sementara itu, Samsung menolak berkomentar mengenai pembicaraan tersebut. Respons ini lazim dalam industri semikonduktor, terutama ketika negosiasi masih berlangsung dan bersifat sensitif secara strategis.

Latar Belakang: Investasi AI Raksasa dan Strategi Diversifikasi

Investasi 160 Miliar Yuan untuk AI

ByteDance berencana mengalokasikan lebih dari 160 miliar yuan (sekitar 22 miliar dolar AS) untuk pengadaan dan pengembangan terkait AI tahun ini. Anggaran tersebut diperkirakan setara dengan hampir 10% dari pendapatan tahunan perusahaan.

Baca Juga  AI Bangun Forum Curhat Sendiri, Moltbook Jadi Ruang Interaksi Eksklusif Antar Mesin

Dari jumlah tersebut:

  • Lebih dari separuh dialokasikan untuk pembelian chip Nvidia H200
  • Sisanya untuk pengembangan alternatif internal termasuk SeedChip

Langkah ini menunjukkan pendekatan dual-track: tetap memanfaatkan GPU Nvidia untuk performa tinggi sembari membangun kemandirian teknologi melalui chip internal.

Rekrutmen Insinyur Sejak 2022

Upaya pengembangan chip ini bukan inisiatif mendadak. Sejak 2022, ByteDance telah merekrut insinyur semikonduktor untuk membangun kompetensi internal. Pada Juni 2024, sempat dilaporkan bahwa perusahaan bekerja sama dengan Broadcom dalam pengembangan prosesor AI yang direncanakan diproduksi oleh TSMC.

Diskusi terbaru dengan Samsung bisa jadi menandakan:

  • Perubahan strategi manufaktur
  • Diversifikasi rantai pasokan
  • Pengembangan paralel untuk mengurangi risiko geopolitik

Tekanan Ekspor AS dan Perlombaan Chip AI di Tiongkok

Dampak Pembatasan GPU Nvidia

Pemerintah Amerika Serikat telah memberlakukan pembatasan ekspor terhadap GPU canggih Nvidia ke Tiongkok. Akibatnya, perusahaan teknologi Tiongkok kesulitan mengakses perangkat keras AI tercanggih.

Baca Juga  Analis Nilai Kesepakatan Nvidia-Groq Dirancang Jaga Ilusi Persaingan AI

Alternatif domestik memang tersedia, tetapi performanya masih tertinggal beberapa generasi dibandingkan GPU kelas atas Nvidia. Situasi ini menciptakan urgensi tinggi bagi perusahaan seperti ByteDance untuk mengembangkan solusi mandiri.

Alibaba dan Baidu Juga Bergerak

ByteDance bukan satu-satunya perusahaan Tiongkok yang masuk ke arena chip AI:

  • Alibaba meluncurkan chip Zhenwu untuk beban kerja AI skala besar
  • Baidu memasarkan chip AI kepada klien eksternal dan berencana mendaftarkan unit chipnya, Kunlunxin

Persaingan ini mencerminkan transformasi struktural industri teknologi Tiongkok menuju kemandirian semikonduktor.

Peran Doubao dan Dola dalam Strategi AI ByteDance

Eksekutif ByteDance, Zhao Qi, yang mengawasi chatbot Doubao dan Dola, menyatakan dalam pertemuan internal bahwa investasi AI akan memberikan manfaat lintas divisi.

Baca Juga  Evolusi Mobile: Dari Telepon Batu Bata ke Smart Device Tanpa Batas

Doubao, diluncurkan pada 2023, kini menangani jutaan pertanyaan di berbagai ekosistem ByteDance, termasuk:

  • Platform e-commerce
  • Video pendek
  • Layanan cloud

Zhao juga mengakui bahwa model AI perusahaan masih tertinggal dari OpenAI dalam beberapa aspek, tetapi menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendanai pengembangan teknologi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *